Fakultas Humaniora UIN Malang Matangkan OBE hingga Internasionalisasi Mahasiswa

Fakultas Humaniora UIN Malang Matangkan OBE hingga Internasionalisasi Mahasiswa

Indonesiandaily.com – Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mematangkan berbagai persiapan menghadapi Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Persiapan mencakup pembelajaran, layanan akademik, lingkungan kampus, hingga pengembangan prestasi dan karier mahasiswa.

Kesiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Awal Perkuliahan yang dihadiri jajaran pimpinan universitas, dekanat, ketua program studi, dan seluruh dosen Fakultas Humaniora.

Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyelaraskan berbagai agenda strategis fakultas. Tiga bidang di jajaran dekanat memaparkan program prioritas yang akan dijalankan pada semester mendatang.

Agenda tersebut meliputi implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan layanan akademik, penguatan budaya Green Campus, serta peningkatan prestasi dan internasionalisasi mahasiswa.

Siapkan Pembelajaran Berbasis OBE

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Humaniora, Dr. Halimi, M.Pd., menempatkan kesiapan pembelajaran sebagai perhatian utama. Ia meminta seluruh tahapan kalender akademik berjalan secara sinkron.

Tahapan tersebut mencakup pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), perkuliahan, Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS), entry nilai, hingga penerbitan Kartu Hasil Studi (KHS).

Menurut Halimi, ketepatan setiap tahapan berpengaruh langsung terhadap kualitas layanan akademik yang diterima mahasiswa.

Karena itu, kesiapan semester tidak sekadar berkaitan dengan jadwal dan ruang kuliah. Dosen juga perlu memastikan kesiapan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), kontrak kuliah, serta pemanfaatan LMS atau Smart Learning.

Evaluasi bersama mahasiswa juga menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Aspek disiplin mengajar, metode pembelajaran, pemberian umpan balik, serta komunikasi dosen dan mahasiswa terus diperkuat.

Halimi juga meminta dosen memberikan perhatian lebih kepada mahasiswa yang berada dalam bimbingan akademiknya.

“Kita berharap dosen dapat memberikan pelayanan akademik yang optimal kepada mahasiswa bimbingannya, sehingga mereka dapat terlayani dengan baik, memperoleh pendampingan ketika menghadapi persoalan akademik, dan pada akhirnya dapat menyelesaikan studi tepat waktu,” ujarnya.

Layanan akademik juga diperkuat melalui pengelolaan tugas akhir menggunakan SiUjiKu. Penguatan mencakup proses bimbingan, pelaksanaan ujian, yudisium, hingga monitoring perkembangan studi mahasiswa.

Salah satu agenda besar semester ini adalah implementasi kurikulum OBE. Kurikulum tersebut telah dikembangkan secara intensif oleh Fakultas Humaniora selama sekitar satu tahun.

OBE menempatkan capaian pembelajaran sebagai orientasi utama pendidikan. Implementasinya membutuhkan keterhubungan antara profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), mata kuliah, RPS, strategi pembelajaran, dan asesmen.

Kesiapan dosen menjadi faktor penting agar kurikulum tersebut tidak berhenti pada dokumen akademik, tetapi benar-benar hadir dalam pengalaman belajar mahasiswa.

Di sisi lain, Fakultas Humaniora juga mendorong produktivitas dosen melalui IKI, publikasi ilmiah, mobilitas akademik, buku ajar, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Halimi turut menekankan pentingnya dosen memiliki Scopus Author ID. Identitas tersebut mendukung keterlacakan rekam jejak publikasi akademisi dalam basis data ilmiah internasional.

Kesiapan ini menjadi semakin penting karena Fakultas Humaniora akan menerima sekitar 400 mahasiswa baru.

“Kita akan kedatangan sekitar 400 mahasiswa. Mari kita sambut dengan semangat dan harapan baru,” ajaknya.

Bangun Budaya Green Campus

Persiapan semester baru juga menyentuh aspek lingkungan kampus. Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Miftahul Huda, Ph.D., mengajak sivitas akademika membangun budaya baru di Kampus 3.

Seluruh mahasiswa baru Fakultas Humaniora tahun akademik ini akan tinggal di Ma’had Kampus 3. Kondisi tersebut membuat kawasan kampus semakin terintegrasi dengan kehidupan akademik dan pembentukan lingkungan belajar mahasiswa.

Miftahul Huda mendorong kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan, kerapian, ketertiban, serta menggunakan energi secara bertanggung jawab.

Mematikan lampu dan perangkat elektronik ketika tidak digunakan menjadi salah satu praktik sederhana yang perlu dibiasakan.

Budaya tersebut sekaligus memperkuat orientasi Green Campus. Kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi konsep kelembagaan, tetapi diwujudkan melalui perilaku sehari-hari seluruh warga kampus.

Fakultas Humaniora juga menyiapkan open space yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, berinteraksi, dan mengembangkan aktivitas akademik.

Kehadiran ruang tersebut diharapkan menciptakan atmosfer kampus yang lebih terbuka sekaligus mendorong tumbuhnya interaksi intelektual di luar ruang kelas.

Dorong Prestasi dan Pengalaman Internasional

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd., M.Ed., mengarahkan perhatian pada pengembangan mahasiswa di luar capaian akademik reguler.

Prestasi dan penelitian mahasiswa menjadi salah satu prioritas. Mahasiswa didorong mengaktualisasikan kemampuan melalui kompetisi, penelitian, publikasi, maupun forum akademik lainnya.

Internasionalisasi juga diperkuat melalui berbagai program mobilitas. Salah satunya International Student Mobility and Sharing (I-SMASH), yang memberikan kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik dan lintas budaya di luar negeri.

Program tersebut sekaligus membuka jejaring internasional yang dapat menjadi bekal mahasiswa menghadapi dunia kerja dan lingkungan global.

Bidang kerja sama juga terus diarahkan untuk membangun kemitraan strategis dengan berbagai institusi. Kerja sama diharapkan membuka peluang belajar, penelitian, mobilitas, pengembangan kompetensi, hingga kesiapan karier mahasiswa.

Penguatan karier dilakukan melalui sertifikasi kompetensi, penelitian, pelatihan, serta berbagai aktivitas pengembangan kapasitas.

Galuh menegaskan, keberhasilan program kemahasiswaan membutuhkan keterlibatan aktif para dosen. Peran dosen tidak berhenti pada proses perkuliahan.

Dosen juga dibutuhkan untuk membantu mahasiswa menemukan potensi, mengembangkan gagasan, mengikuti kompetisi, melakukan penelitian, hingga memanfaatkan peluang pengembangan diri.

“Kami memohon segenap dosen untuk turut mendukung program kami dan memberikan pembimbingan secara baik, agar mahasiswa selain memiliki kompetensi akademik, juga memiliki pengalaman, prestasi, dan portofolio yang baik dalam mendukung karier mereka ke depan,” tuturnya.

Bangun Ekosistem Pendidikan Terintegrasi

Rangkaian persiapan tersebut menunjukkan bahwa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak melihat semester baru sebatas kesiapan perkuliahan.

Pembelajaran berkualitas diperkuat melalui implementasi OBE dan layanan akademik yang responsif. Lingkungan kampus dikembangkan melalui budaya tertib, bersih, dan hemat energi.

Pada saat yang sama, mahasiswa didorong membangun prestasi, pengalaman internasional, jejaring, serta portofolio yang relevan dengan masa depan mereka.

Dengan kehadiran sekitar 400 mahasiswa baru, Semester Ganjil 2026/2027 menjadi momentum bagi Fakultas Humaniora untuk menghadirkan pengalaman pendidikan yang semakin terintegrasi.

Mahasiswa tidak hanya diarahkan menyelesaikan mata kuliah. Mereka juga mendapatkan pendampingan akademik, ruang belajar yang nyaman, peluang berprestasi, pengalaman internasional, dan bekal pengembangan karier.

Melalui konsolidasi seluruh unsur fakultas, Fakultas Humaniora menegaskan bahwa kualitas pendidikan dibangun melalui kerja bersama.

Dari ruang kelas hingga ruang terbuka kampus, dari RPS hingga penelitian, serta dari bimbingan akademik hingga mobilitas internasional, seluruh program diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan yang mendukung mahasiswa tumbuh menjadi lulusan kompeten, berpengalaman, adaptif, dan berdaya saing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *