Universitas Brawijaya Antar Langsung Bantuan Pendidikan ke Rumah Calon Mahasiswa di Bandung

Universitas Brawijaya Antar Langsung Bantuan Pendidikan ke Rumah Calon Mahasiswa di Bandung

Indonesiandaily.com – Universitas Brawijaya (UB) mengantar langsung bantuan pendidikan ke rumah calon mahasiswa di Bandung. Bantuan tersebut berupa dana kuliah dan laptop kepada calon mahasiswa Prodi Desain Grafis, Fakultas Vokasi yang bernama Arya Yudhistira.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UB Prof. Imam Santoso di kediaman Arya yang berlokasi di Jalan Cihampelas, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026).

Prof Imam mengatakan Arya terpilih sebagai penerima bantuan karena tergolong calon mahasiswa yang sangat membutuhkan dukungan ekonomi.

“Arya masuk melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), dan berasal dari keluarga yang berpenghasilan sangat terbatas,” ujar Prof Imam.

Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik (DALA) UB Arif Hidayat M.M. serta Kepala Subdirektorat Penerimaan Mahasiswa UB Aulia Nur Mustaqiman Ph.D.

Bantuan keuangan disalurkan melalui BAZIZ UB, sedangkan laptop disediakan oleh Brawijaya Multi Usaha (BMU) UB. Selain itu, Arya yang terdaftar sebagai penerima KIP-K dibebaskan dari biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta memperoleh bantuan biaya hidup.

“Pemerintah melalui UB memberikan perhatian kepada siswa-siswa yang membutuhkan agar dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Semoga bantuan ini dapat meningkatkan prestasi Arya selama berkuliah di UB,” ucapnya.

Sementara itu, Arya mengaku bersyukur atas kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh pihak kampus. Terutama terhadap kondisi keuangan keluarganya.

“Saya mengucapkan terima kasih dan merasa sangat dihargai. Semoga ke depan saya bisa mengangkat derajat kedua orang tua saya,” tuturnya.

Ibu dari Arya, Mardiah, juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan untuk pendidikan putranya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, utamanya untuk kuliah Arya. Saya yang bekerja seadanya dan ayahnya yang sakit selama enam tahun terakhir. Kami akan terus memberikan doa serta motivasi agar Arya menjadi anak yang berguna,” ungkap Mardiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *