Farmasi UIN Malang Perkuat Reputasi, Laboratorium Canggih dan Kurikulum Unik Jadi Daya Tarik Ribuan Calon Mahasiswa

Farmasi UIN Malang Perkuat Reputasi, Laboratorium Canggih dan Kurikulum Unik Jadi Daya Tarik Ribuan Calon Mahasiswa

Indonesiandaily.com – Program Studi (Prodi) S1 Farmasi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu program studi farmasi unggulan di Indonesia. Dukungan laboratorium berteknologi tinggi, kurikulum berbasis farmasi haji dan halal, serta pendidikan karakter menjadi keunggulan yang membuat prodi ini dilirik ribuan calon mahasiswa setiap tahun.

Reputasi tersebut tercermin dari tingginya minat pendaftar. Dengan daya tampung sekitar 200 mahasiswa setiap tahun, Farmasi UIN Malang menerima hingga 7.000–8.000 pendaftar melalui berbagai jalur seleksi. Artinya, satu kursi diperebutkan sekitar 40 calon mahasiswa.

Ketua Program Studi Farmasi UIN Malang, apt. Hajar Sugihantoro, MPH, mengatakan perkembangan prodi terus berlangsung sejak berdiri pada 2013. Awalnya, kegiatan akademik berlangsung di Kampus I Jalan Gajayana, sebelum seluruh aktivitas dipindahkan ke Kampus III Kota Batu pada 2019 untuk mendukung pembelajaran yang lebih optimal.

“Sejak berdiri, Prodi Farmasi terus berkembang, baik dari sisi fasilitas, sumber daya dosen, maupun kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Laboratorium Berteknologi Tinggi Perkuat Kualitas Pembelajaran

Salah satu kekuatan Farmasi UIN Malang terletak pada fasilitas laboratoriumnya. Seluruh laboratorium telah memenuhi standar Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI), bahkan dilengkapi sejumlah instrumen analisis yang masih jarang dimiliki perguruan tinggi lain di Malang Raya.

Di antaranya adalah Particle Size Analyzer (PSA), perangkat berteknologi tinggi yang digunakan untuk mengukur ukuran partikel dalam sediaan farmasi. Keberadaan alat ini sangat penting karena ukuran partikel berpengaruh terhadap efektivitas penyerapan obat di dalam tubuh.

Selain menunjang praktikum mahasiswa, perangkat tersebut juga menjadi andalan dalam pengembangan riset dosen maupun kolaborasi penelitian.

“Beberapa instrumen analisis yang kami miliki masih belum banyak tersedia di perguruan tinggi lain di Malang Raya. Peralatan ini mendukung pembelajaran sekaligus penelitian,” kata Hajar.

Sebagian besar peralatan laboratorium merupakan produk impor dengan nilai investasi mencapai miliaran rupiah. Pengadaannya dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan dan riset.

Kurikulum Haji dan Halal Jadi Distingsi

Tidak hanya unggul dari sisi fasilitas, Farmasi UIN Malang juga memiliki kurikulum yang menjadi pembeda dibandingkan program studi farmasi lainnya. Kampus ini mengembangkan distingsi pada bidang farmasi haji dan halal yang masih sangat jarang diterapkan di Indonesia.

Mahasiswa tidak hanya mempelajari ilmu kefarmasian sesuai standar nasional, tetapi juga dibekali kompetensi dalam pelayanan kesehatan jamaah haji serta pengembangan produk farmasi halal.

“Farmasi halal masih sangat jarang menjadi fokus utama program studi farmasi di Indonesia. Ini menjadi keunggulan yang membuat banyak calon mahasiswa tertarik,” jelasnya.

Sebagai implementasi kurikulum, mahasiswa diterjunkan langsung mendampingi calon jamaah haji melalui kerja sama dengan puskesmas di Kota Batu. Mereka memberikan edukasi penggunaan obat, melakukan pendampingan kesehatan, hingga membantu menyiapkan kebutuhan obat selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pengalaman lapangan tersebut memberikan bekal kompetensi yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Lulusan Kompeten dan Berkarakter

Keunggulan Farmasi UIN Malang tidak berhenti pada fasilitas dan kurikulum. Kampus juga menanamkan pendidikan karakter melalui integrasi ilmu kefarmasian dengan nilai-nilai keislaman.

Seluruh mahasiswa wajib mengikuti pendidikan di ma’had selama satu tahun sebagai bagian dari pembentukan karakter, etika, dan kemampuan komunikasi.

Hasilnya, lulusan Farmasi UIN Malang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga dikenal beretika dan mampu berkomunikasi dengan baik saat berinteraksi dengan pasien maupun tenaga kesehatan.

Sejak meluluskan angkatan pertama pada 2017–2018, alumni Farmasi UIN Malang telah berkarier di rumah sakit, industri farmasi, laboratorium, instansi pemerintah, hingga perguruan tinggi. Banyak pula yang melanjutkan pendidikan profesi apoteker maupun studi magister.

Dengan dukungan laboratorium modern, kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan industri, serta distingsi farmasi haji dan halal. Farmasi UIN Malang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu program studi farmasi yang kompetitif dan berdaya saing nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *