Baru Berdiri Tiga Tahun, Pendidikan Profesi Apoteker UIN Malang Langsung Masuk 7 Besar Nasional

Baru Berdiri Tiga Tahun, Pendidikan Profesi Apoteker UIN Malang Langsung Masuk 7 Besar Nasional

Indonesiandaily.com – Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan capaian yang membanggakan. Meski baru berdiri pada 2022, program studi ini berhasil menembus peringkat tujuh nasional di antara 88 institusi penyelenggara Pendidikan Profesi Apoteker di Indonesia pada periode I Tahun 2026.

Prestasi tersebut tidak lepas dari kualitas lulusan yang dihasilkan. Hingga angkatan kelima, seluruh peserta didik PSPPA UIN Malang berhasil lulus 100 persen pada Ujian Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Apoteker (UKOMNAS PDPA) sebagai first taker. Hal ini sebuah pencapaian yang menjadi indikator kualitas pendidikan profesi apoteker.

Kepala Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker UIN Malang, Dr. apt. Rahmi Annisa, M.Farm., mengatakan keberhasilan itu merupakan hasil dari proses panjang yang telah dipersiapkan selama bertahun-tahun.

“Kami mulai mempersiapkan pendirian program ini sejak 2018, mulai dari sarana prasarana hingga sumber daya manusia. Barulah pada 2022 PSPPA resmi dibuka,” ujarnya.

Dirintis Sejak 2018, Berbuah Prestasi Nasional

Rahmi menjelaskan, embrio pengembangan program profesi apoteker sebenarnya telah dimulai sejak UIN Malang membuka Program Studi Sarjana Farmasi pada 2013. Seiring berkembangnya kebutuhan dunia kefarmasian, keberadaan pendidikan profesi dinilai menjadi langkah yang tidak bisa ditunda.

“Kami merasa pendidikan farmasi belum lengkap tanpa adanya Pendidikan Profesi Apoteker. Karena itu, kami terus mempersiapkan seluruh persyaratan hingga akhirnya program ini resmi berdiri,” katanya.

Keberhasilan menembus tujuh besar nasional menjadi bukti bahwa usia program studi yang masih muda bukan penghalang. Terutama untuk bersaing dengan perguruan tinggi lain yang telah lebih lama menyelenggarakan pendidikan profesi apoteker.

Peminat Terus Meningkat, Unggul di Bidang Haji dan Produk Halal

Tak hanya berprestasi di tingkat nasional, PSPPA UIN Malang juga terus mendapat kepercayaan masyarakat. Minat calon mahasiswa meningkat pada setiap periode penerimaan dengan rasio persaingan mencapai 1:3. Pada seleksi terakhir, jumlah pendaftar mencapai sekitar 120 orang.

“Kami menerima mahasiswa setiap semester. Semester genap sebanyak 40 mahasiswa dan semester ganjil 60 mahasiswa. Animonya terus meningkat dari tahun ke tahun,” jelas Rahmi.

Menurutnya, salah satu daya tarik PSPPA UIN Malang adalah keunggulan kurikulum yang berfokus pada kesehatan haji dan produk halal. Keunggulan tersebut menjadi pembeda dibandingkan program sejenis di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Saat ini baru UIN Malang yang memiliki keunggulan pada bidang kesehatan haji dan produk halal. Ini menjadi nilai tambah bagi lulusan kami ketika memasuki dunia kerja,” ungkapnya.

Cetak Apoteker Ulul Albab Berdaya Saing Global

Selain membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik dan keterampilan profesional, PSPPA UIN Malang juga mengembangkan karakter Apoteker Ulul Albab. Konsep ini menekankan keseimbangan antara keilmuan, profesionalisme, kepemimpinan, kecerdasan emosional, serta nilai-nilai keislaman.

“Lulusan kami tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter profesional, kemampuan memimpin. Serta kecerdasan emosional yang baik. Itulah yang kami sebut sebagai Apoteker Ulul Albab,” tegas Rahmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *