UIN Malang Ajak Anak Sulap Sampah Jadi Karya Kreatif di Hari Anak Nasional 2026

UIN Malang Ajak Anak Sulap Sampah Jadi Karya Kreatif di Hari Anak Nasional 2026

Indonesiandaily.com – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menghadirkan pembelajaran kreatif dan edukatif bagi anak-anak di sekitar Perumahan Karangploso View, Kabupaten Malang.

Melalui mahasiswa KKN Kolaboratif, UIN Malang menggandeng TBM Rumah Karakter untuk mengajak anak-anak bermain sekaligus belajar memanfaatkan barang bekas menjadi karya kreatif.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 26 Juli 2026 di TBM Rumah Karakter, Gang 11, RT 02/RW 18, Dusun Babaan, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Slider Ucapan HUT RI

Kontribusi Hadirkan Pembelajaran Kehidupan

Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi UIN Malang dalam menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Literasi tidak hanya dilakukan melalui aktivitas membaca, tetapi juga dikembangkan lewat kreativitas. Serta permainan, pendidikan karakter, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian anak-anak adalah pembuatan kolase dari bungkus permen dan sampah plastik.

Mahasiswa KKN memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memilih bahan bekas. Mereka kemudian menyusun dan menempelkannya menjadi kolase sesuai dengan ide masing-masing.

Kegiatan tersebut mendorong anak-anak berani bereksplorasi. Mereka belajar bahwa barang yang sudah tidak digunakan masih dapat memiliki nilai ketika diolah secara kreatif.

Aktivitas dilanjutkan dengan membuat mobil-mobilan dari botol plastik bekas. Anak-anak diajak memahami konsep pemanfaatan kembali barang yang sebelumnya dianggap sebagai sampah.

Melalui permainan tersebut, pesan tentang kepedulian lingkungan disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Antusiasme anak-anak terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif memilih bahan, menyusun kolase, hingga merakit botol bekas menjadi mobil-mobilan.

Setelah selesai, masing-masing anak menunjukkan hasil karyanya kepada teman-teman. Suasana belajar pun berlangsung interaktif dan penuh kegembiraan.

TBM Rumah Karakter Jadi Ruang Pembelajaran

Kegiatan ini digelar bersama TBM Rumah Karakter yang dikelola Dr. M. Mukhlis Fahruddin, M.S.I., dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Malang.

Keberadaan TBM Rumah Karakter menjadi bagian penting. Khususnya dalam menyediakan ruang belajar alternatif bagi anak-anak di lingkungan masyarakat.

TBM tersebut tidak hanya menyediakan koleksi buku dengan beragam tipe dan tingkat bacaan. Ruang literasi itu juga dikembangkan sebagai tempat anak memperoleh pengalaman belajar melalui berbagai aktivitas nonformal.

Kolaborasi dengan mahasiswa KKN UIN Malang semakin memperluas fungsi tersebut. Ruang literasi dapat menjadi tempat bertemunya aktivitas membaca dengan kreativitas, pendidikan karakter, dan edukasi lingkungan.

Anak-anak tidak hanya diajak membaca. Mereka juga diberi kesempatan mencoba ide. Juga bekerja dengan bahan sederhana, bermain, dan menghasilkan karya.

Mahasiswa KKN UIN Malang Hadirkan Edukasi Lingkungan

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Malang berperan sebagai fasilitator pembelajaran. Aktivitas bermain diarahkan agar tetap memiliki pesan edukatif.

Edukasi lingkungan disampaikan melalui pengalaman langsung. Anak-anak belajar mengenali barang bekas dan memahami bahwa sebagian benda masih dapat dimanfaatkan kembali.

Pesan tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum membuang barang, anak-anak diajak melihat kemungkinan untuk menggunakan atau mengolahnya kembali.

Pendekatan seperti ini membuat pendidikan lingkungan terasa lebih dekat. Anak-anak belajar melalui pengalaman, kreativitas, dan interaksi bersama teman-temannya.

Wujud Kontribusi UIN Malang untuk Masyarakat

Kegiatan Hari Anak Nasional 2026 juga menunjukkan bagaimana program KKN UIN Malang, dapat menjadi sarana pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Melalui kegiatan sederhana, mahasiswa tidak hanya berbagi pengetahuan. Mereka juga membangun interaksi dengan masyarakat. Serta menciptakan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

Kolaborasi dengan TBM Rumah Karakter memperlihatkan bahwa perguruan tinggi dapat bersinergi. Terutama dengan ruang literasi masyarakat untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual.

Bagi UIN Malang, penerapan pengetahuan di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari kontribusi perguruan tinggi. Pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diwujudkan melalui kegiatan kreatif dan edukatif.

Dari bungkus permen, anak-anak belajar membuat kolase. Dari botol plastik, mereka menciptakan mobil-mobilan.

Dari kegiatan sederhana tersebut, mahasiswa KKN UIN Malang menanamkan pesan. Bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai sejak usia dini.

Peringatan Hari Anak Nasional pun tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi ruang bagi UIN Malang untuk mempertemukan literasi, kreativitas. Juga pendidikan karakter, dan kepedulian lingkungan dalam pengalaman belajar yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *