Teknik Sipil UNISMA Pacu Kelas Dunia Lewat Double Degree dan Kerja Sama Internasional

Teknik Sipil UNISMA Pacu Kelas Dunia Lewat Double Degree dan Kerja Sama Internasional

Indonesiandaily.com – Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memperkuat langkah menuju kampus berkelas dunia melalui berbagai program internasional. Salah satu upaya yang kini dikembangkan adalah program double degree dan joint degree dengan perguruan tinggi luar negeri, terutama di Taiwan, yang membuka peluang mahasiswa meraih gelar internasional sekaligus pengalaman kerja global.

Kaprodi Teknik Sipil UNISMA Anita Rahmawati, S.ST., M.T., mengatakan internasionalisasi menjadi salah satu fokus pengembangan program studi untuk meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik internasional, tetapi juga kesempatan berkarier di luar negeri.

“Mahasiswa bisa mengikuti program joint degree dengan kampus di Taiwan. Mereka kuliah tiga tahun di UNISMA, kemudian melanjutkan studi di Taiwan pada semester akhir dan berkesempatan bekerja di sana setelah lulus,” ujarnya.

Program tersebut menggunakan skema 3+1+i. Mahasiswa menempuh pendidikan hingga semester enam di UNISMA, kemudian melanjutkan perkuliahan di Taiwan pada semester tujuh dan delapan. Setelah menyelesaikan studi, peserta program dapat memperoleh kontrak kerja hingga dua tahun di perusahaan mitra di Taiwan.

 

Mahasiswa Dapat Dukungan Beasiswa Luar Negeri

Tak hanya itu, mahasiswa yang mengikuti program ini juga memperoleh dukungan beasiswa selama menjalani pendidikan di luar negeri. Sebelum diberangkatkan, peserta dibekali kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Mandarin sebagai persiapan menghadapi perkuliahan dan dunia kerja internasional.

Menurut Anita, kerja sama dengan Taiwan terus diperluas. Selain program yang telah berjalan bersama kampus di Hsinchu, Teknik Sipil UNISMA juga tengah mempersiapkan implementasi kerja sama baru dengan Minghsin University of Science and Technology yang memiliki program studi Teknik Sipil.

“Kerja sama dengan Minghsin sedang dalam tahap pengembangan. Kami optimistis program ini akan membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa Teknik Sipil untuk mendapatkan pengalaman akademik internasional,” katanya.

Teknik Sipil UNISMA Pacu Kelas Dunia Lewat Double Degree dan Kerja Sama Internasional
Kaprodi Teknik Sipil UNISMA Malang Anita Rahmawati, S.ST., M.T.

Jalin Kemitraan dengan berbagai Kampus di Asia

Selain Taiwan, Teknik Sipil UNISMA aktif menjalin kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi di Asia. Sejumlah kampus di Malaysia, Thailand, dan Jepang telah menjadi mitra dalam kegiatan penelitian, pertukaran mahasiswa, hingga pertukaran dosen.

Di Malaysia, kerja sama dilakukan dengan sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), dan beberapa universitas lainnya. Kolaborasi tersebut mencakup riset bersama, program mobilitas mahasiswa, hingga penguatan kapasitas akademik dosen.

Kerja sama internasional juga terus berkembang melalui kolaborasi penelitian dengan akademisi dari Jepang. Fokus riset yang dikembangkan antara lain bidang lingkungan, sumber daya air, dan teknologi pendukung pembangunan berkelanjutan.

 

Kembangkan Keilmuan Berbasis Ramah Lingkungan

Internasionalisasi tersebut sejalan dengan visi Teknik Sipil UNISMA untuk mengembangkan keilmuan struktur dan infrastruktur berbasis teknologi ramah lingkungan yang berdaya saing internasional. Program studi yang berdiri sejak 27 Maret 1981 ini terus berupaya mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan integritas.

Tak hanya memperluas jejaring internasional, Teknik Sipil UNISMA juga terus memperbarui kurikulum sesuai kebutuhan industri. Saat ini program studi telah menerapkan Kurikulum Berdampak 2025 berbasis Outcome Based Education (OBE) yang menekankan kolaborasi dengan dunia industri dan penyelesaian proyek nyata melalui capstone design.

Dengan pengalaman lebih dari empat dekade, dukungan kurikulum adaptif, serta jaringan kerja sama internasional yang semakin luas, Teknik Sipil UNISMA terus memantapkan diri sebagai salah satu program studi teknik yang siap melahirkan insinyur berdaya saing global.

Ke depan, program double degree, pertukaran akademik, dan kolaborasi riset internasional diharapkan menjadi pintu bagi mahasiswa Teknik Sipil UNISMA untuk mengembangkan kompetensi sekaligus memperluas peluang karier di berbagai negara. Hal ini menjadi bagian dari komitmen UNISMA dalam mencetak generasi insinyur yang mampu menjawab tantangan pembangunan infrastruktur di era global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *