Magister Hukum Keluarga Islam UNISMA Jadi Incaran Kepala KUA dan Penyuluh Agama

Magister Hukum Keluarga Islam UNISMA Jadi Incaran Kepala KUA dan Penyuluh Agama

Indonesiandaily.com – Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menjadi pilihan favorit bagi aparatur Kementerian Agama. Tingginya kebutuhan peningkatan kompetensi dan syarat kenaikan jabatan membuat minat kuliah di program ini terus meningkat.

Ketua Prodi Magister HKI UNISMA, Dr. Dian Mohammad Hakim, M.Pd., menjelaskan bahwa program studi tersebut merupakan salah satu program tertua di lingkungan UNISMA. Prodi HKI berdiri pada 23 Oktober 1987 dan menjadi bagian penting dalam perkembangan pendidikan hukum Islam di kampus tersebut.

Menurut Dian, tren pendaftar sempat mengalami penurunan seiring bertambahnya jumlah perguruan tinggi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir peminat kembali meningkat. Kebijakan Kementerian Agama yang mewajibkan jenjang pendidikan magister untuk jabatan tertentu menjadi salah satu pemicunya.

 

Prodi Tertua yang Kembali Diminati ASN Kementerian Agama

“Pejabat di lingkungan Kementerian Agama, khususnya hakim agama, kepala KUA, hingga kepala madrasah, membutuhkan pendidikan S2 untuk mendukung pengembangan karier mereka,” ujarnya.

Saat ini sekitar 75 persen mahasiswa Magister HKI UNISMA merupakan aparatur yang telah bekerja. Mereka berasal dari kalangan kepala KUA, penyuluh agama, penghulu, hingga pegawai Kementerian Agama di berbagai daerah.

Untuk mempermudah akses pendidikan, Prodi HKI menawarkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini memungkinkan mahasiswa yang telah memiliki pengalaman kerja relevan menyelesaikan studi magister hanya dalam dua semester.

 

Program RPL dan Kuliah Hybrid Permudah Mahasiswa Profesional

Dian menjelaskan pengalaman profesional mahasiswa dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester (SKS). Pengalaman menangani mediasi, advokasi, sengketa keluarga, hingga persoalan hukum Islam menjadi bagian dari portofolio akademik yang diakui kampus.

Selain itu, Prodi HKI juga menawarkan skema pendaftaran rombongan belajar. Jika terdapat minimal 15 peserta dalam satu kelompok, kampus memberikan fasilitas bebas biaya untuk satu peserta atau potongan biaya yang dapat dibagi kepada seluruh anggota kelompok.

UNISMA juga didukung fasilitas smart classroom yang memungkinkan pembelajaran hybrid berjalan optimal. Teknologi ini memudahkan mahasiswa dari berbagai daerah untuk mengikuti perkuliahan tanpa harus selalu hadir secara langsung di kampus.

Peminat program ini tidak hanya berasal dari Malang dan Jawa Timur. Mahasiswa datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan luar negeri. Tahun akademik mendatang, seorang calon mahasiswa dari Singapura telah mendaftar untuk mengikuti perkuliahan di Magister HKI UNISMA.

 

Lulusan HKI UNISMA Dibutuhkan di Bidang Hukum dan Ziswaf

Magister HKI UNISMA memiliki distingsi sebagai program yang menyiapkan lulusan menjadi pemecah masalah keluarga melalui jalur litigasi maupun nonlitigasi. Lulusan dapat berkarier sebagai mediator, praktisi hukum, peneliti, maupun profesional di bidang hukum keluarga Islam.

Prospek kerja lulusan juga semakin luas karena kurikulum mencakup bidang zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf). Kompetensi tersebut membuka peluang karier di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), lembaga keagamaan, maupun instansi pemerintah.

Sejumlah alumni HKI UNISMA kini menempati posisi strategis di lingkungan Kementerian Agama. Salah satunya menjabat sebagai Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Malang.

Pendaftaran mahasiswa baru Magister HKI UNISMA telah dibuka hingga Agustus 2026. Perkuliahan semester ganjil dijadwalkan dimulai pada September 2026 dengan kapasitas sekitar 30 mahasiswa.

Untuk program reguler, UNISMA menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp7,3 juta per semester. Biaya tersebut sudah mencakup berbagai kebutuhan akademik, termasuk tesis dan ujian akhir. Sementara program RPL menggunakan skema biaya khusus yang disesuaikan dengan jumlah SKS yang dikonversi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *