IKAFAHUMA UIN Malang Galang Dana Lewat Program Koin 5 Ribu untuk Bantu Mahasiswa

IKAFAHUMA UIN Malang Galang Dana Lewat Program Koin 5 Ribu untuk Bantu Mahasiswa

Indonesiandaily.com – Ikatan Alumni Fakultas Humaniora (IKAFAHUMA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengajak para lulusan memperkuat solidaritas melalui Program Koin 5 Ribu. Gerakan ini mengandalkan kontribusi kecil alumni untuk membantu mahasiswa yang terkendala biaya pendidikan sekaligus mendukung sesama alumni yang membutuhkan.

Ketua IKAFAHUMA, Helmi Nawali, S.S., M.Ag., menyampaikan ajakan tersebut dalam temu alumni Fakultas Humaniora, Minggu (1/11/2026). Menurut pria yang akrab disapa Gus Helmi itu, kekuatan jaringan alumni tidak hanya diukur dari jumlah dan keberhasilan anggotanya, tetapi juga dari kepedulian untuk saling membantu.

Program Koin 5 Ribu merupakan pengembangan gerakan filantropi Alumni Mengabdi yang digagas IKAFAHUMA. Dana yang dihimpun akan diarahkan untuk bantuan biaya pendidikan, beasiswa prestasi, pengembangan karier, hingga bantuan darurat bagi mahasiswa.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada mahasiswa Humaniora yang terhenti pendidikannya karena kendala biaya,” ujar Helmi.

Tak hanya menyasar mahasiswa, gerakan ini juga membuka ruang dukungan bagi alumni yang mengabdi di berbagai daerah, terutama wilayah dengan keterbatasan sumber daya. Mereka yang bergerak di bidang pendidikan, pembinaan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat diharapkan tetap mendapat dukungan dari jejaring almamater.

Helmi menegaskan, Program Koin 5 Ribu bukan sekadar pengumpulan donasi, melainkan upaya membangun budaya berbagi dan tanggung jawab bersama di kalangan alumni.

“Kontribusi kecil dari para alumni bisa menjadi perubahan besar bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Inisiatif tersebut mendapat apresiasi Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag. Ia menilai kolaborasi alumni dan fakultas menjadi modal penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang saling mendukung.

“Kami sangat mengapresiasi langkah IKAFAHUMA. Ini bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi bagian dari gerakan besar untuk mencetak lulusan yang berdaya dan peduli,” kata Faisol.

Melalui program ini, IKAFAHUMA berharap hubungan alumni dengan almamater tidak berhenti setelah kelulusan. Sebaliknya, jejaring tersebut dapat menjadi kekuatan bersama untuk menjaga keberlanjutan pendidikan dan memperluas manfaat pengabdian bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *