FT UB Kukuhkan 69 Insinyur Baru, Siap Perkuat Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

FT UB Kukuhkan 69 Insinyur Baru, Siap Perkuat Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Indonesiandaily.com – Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) kembali menunjukkan komitmennya mencetak insinyur profesional yang berintegritas. Sebanyak 69 peserta resmi dikukuhkan sebagai insinyur dalam prosesi Sumpah Profesi Insinyur Reguler Angkatan V dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan XVI Prodi Program Profesi Insinyur (PSPPI).

Prosesi yang berlangsung di Auditorium Prof. Ir. Suryono, Fakultas Teknik UB itu menjadi penanda lahirnya puluhan insinyur baru dari berbagai bidang keahlian yang siap berkontribusi bagi pembangunan nasional.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P., yang mewakili Rektor UB. Hadir pula Dekan Fakultas Teknik UB sekaligus Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Malang, Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., jajaran pimpinan fakultas, serta keluarga peserta.

UB Telah Lahirkan 1.036 Insinyur Profesional

Wakil Dekan Bidang Akademik FT UB, Dr.Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, S.T., M.Eng.(Prac)., IPU., ASEAN Eng., menjelaskan seluruh peserta telah memenuhi persyaratan akademik maupun administrasi sesuai ketentuan.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pengakuan profesional atas kompetensi insinyur yang siap berkontribusi bagi pembangunan nasional,” ujarnya.

Hingga saat ini, PSPPI Fakultas Teknik Universitas Brawijaya telah mengukuhkan 1.036 insinyur, dan angka ini mencerminkan konsistensi UB dalam menyiapkan sumber daya manusia keinsinyuran yang unggul.

Sebanyak 69 insinyur yang dikukuhkan berasal dari berbagai latar belakang profesi. Meliputi 18 akademisi atau dosen, 23 peserta dari BUMN, 27 dari sektor swasta, dan satu orang wiraswasta.

Mereka memiliki beragam bidang keahlian, mulai dari teknik sipil, mesin, elektro, pengairan, teknik industri, arsitektur. Juga teknik kimia, teknik fisika, teknologi pangan, perkapalan, hingga perminyakan dan pertambangan.

Insinyur Dituntut Inovatif dan Berintegritas

Prosesi sumpah dipimpin langsung oleh Prof. Hadi Suyono. Ia menegaskan bahwa pengukuhan insinyur merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran. Dimana menekankan pentingnya profesionalisme, etika, dan perlindungan masyarakat.

Sementara itu, Prof. Imam Santoso menilai peran insinyur semakin strategis di tengah percepatan pembangunan nasional dan kemajuan teknologi.

“Insinyur tidak hanya dituntut mampu merancang dan membangun, tetapi juga menghadirkan solusi inovatif yang berkelanjutan, adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tegasnya.

Termasuk pula berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Gelar Insinyur adalah amanah untuk menjawab tantangan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Ia menambahkan, Universitas Brawijaya terus memperkuat pendidikan profesi keinsinyuran melalui kolaborasi dengan industri, pemerintah, dan organisasi profesi. Hal ini agar lulusannya tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki etika, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.

Industri Butuh Insinyur yang Adaptif

Rangkaian kegiatan ditutup dengan orasi inspiratif dari Direktur Utama PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi, Ari Wijaya. Ia mengingatkan bahwa dunia industri saat ini membutuhkan insinyur yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Sekaligus memiliki kemampuan bekerja sama lintas sektor.

“Kompetensi teknis harus diimbangi dengan integritas, kepemimpinan, dan semangat belajar sepanjang hayat. Hal ini agar para insinyur mampu bersaing,” katanya.

Melalui pengukuhan ini, FT UB kembali menegaskan perannya sebagai salah satu institusi yang konsisten mencetak insinyur profesional. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Serta SDG 17 melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi, dunia industri, dan organisasi profesi dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *