Indonesiandaily.com – Perpustakaan Universitas Islam Malang (UNISMA) terus berinovasi untuk meningkatkan minat baca sekaligus menarik kunjungan masyarakat dan sivitas akademika. Salah satu strategi yang dilakukan adalah menghadirkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari lomba, pameran buku, bazar UMKM, hingga layanan pengobatan gratis.
Kepala Perpustakaan UNISMA Malang Dra Lilik Ernawati Firdausi, M.Si., menjelaskan, penyelenggaraan berbagai event menjadi cara efektif untuk mengenalkan perpustakaan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan jumlah pengunjung.
“Makanya kita sering mengadakan event karena kegiatan seperti itu memiliki daya tarik tersendiri. Kegiatannya bisa dilakukan secara luring maupun daring,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan daring memang mampu menjangkau peserta lebih luas. Namun, perpustakaan tetap berupaya menghadirkan interaksi langsung agar peserta tetap datang berkunjung ke kampus.
Salah satunya melalui lomba yang proses pelaksanaannya dilakukan secara daring, sementara penyerahan penghargaan dilakukan secara langsung di perpustakaan.
“Ketika peserta berprestasi, kami undang mereka bersama pendampingnya untuk hadir ke perpustakaan. Jadi tetap ada kunjungan langsung,” katanya.
Peringati Hari Kunjung Perpustakaan dengan Beragam Kegiatan
Setiap peringatan Hari Kunjung Perpustakaan, Perpustakaan Unisma menggelar rangkaian kegiatan selama tiga hari. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari klinik kesehatan, UMKM binaan, hingga penerbit buku.
Salah satu program yang cukup diminati adalah layanan pengobatan gratis yang bekerja sama dengan klinik kesehatan Unisma dari Fakultas Kedokteran.
Selain itu, perpustakaan juga menggandeng sekitar 18 penerbit untuk menghadirkan pameran buku serta melibatkan UMKM binaan dan organisasi mahasiswa dalam berbagai aktivitas edukatif.
“Kami kemas menjadi kegiatan selama tiga hari sehingga suasananya ramai dan menarik bagi pengunjung,” ujarnya.
Gedung Empat Lantai dengan Fasilitas Lengkap
Tidak hanya mengandalkan koleksi buku, Perpustakaan Unisma juga menawarkan berbagai fasilitas pendukung yang menjadi daya tarik tersendiri.
Gedung perpustakaan terdiri atas empat lantai dengan fungsi yang berbeda di setiap lantainya.
Di lantai pertama tersedia tujuh layanan corner dan ruang literasi yang dapat dimanfaatkan mahasiswa maupun masyarakat umum.
Lantai kedua menjadi pusat layanan peminjaman buku serta ruang baca, termasuk area baca outdoor yang banyak diminati mahasiswa.
“Mahasiswa cukup tertarik dengan ruang baca outdoor karena memberikan suasana berbeda dibandingkan ruang baca di dalam gedung,” katanya.
Masih di lantai yang sama, terdapat Galeri Unisma yang menyimpan berbagai dokumentasi sejarah perkembangan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) serta perjalanan institusi Unisma.
Keberadaan galeri tersebut menjadi salah satu alasan tingginya minat pengunjung datang ke perpustakaan.
Sementara itu, lantai ketiga difungsikan sebagai ruang diskusi dan tempat penyimpanan koleksi fakultas.
Adapun lantai keempat menghadirkan area rooftop dengan Taman Anggrek yang menjadi daya tarik unik bagi pengunjung.
“Taman Anggrek sebenarnya merupakan laboratorium milik Fakultas Pertanian, tetapi banyak juga pengunjung yang tertarik melihatnya karena lokasinya berada di rooftop,” jelasnya.
Kunjungan Mencapai 400 Orang per Hari
Dari sisi kunjungan, Perpustakaan Unisma mencatat rata-rata sekitar 400 pengunjung setiap hari untuk layanan luring.
Jumlah tersebut belum termasuk kunjungan melalui layanan digital yang dinilai jauh lebih tinggi.
“Kunjungan bukan hanya yang datang langsung ke gedung perpustakaan, tetapi juga yang mengakses website dan layanan digital kami,” ungkapnya.
Perpustakaan Unisma telah menyediakan berbagai layanan digital, seperti repositori karya ilmiah, OPAC (Online Public Access Catalog), serta aplikasi berbasis kecerdasan buatan bernama Prisma.ai.
Melalui Prisma.ai, pengguna dapat memperoleh informasi seputar perpustakaan, mencari referensi buku, hingga mengakses karya ilmiah yang tersimpan dalam repositori kampus.
“Pengguna bisa bertanya apa saja terkait perpustakaan melalui Prisma.ai. Sistem ini terhubung dengan repositori dan katalog koleksi buku kami,” katanya.
Terbuka untuk Masyarakat Umum
Perpustakaan Unisma tidak hanya melayani mahasiswa dan dosen, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.
Koleksi yang tersedia mencakup berbagai bidang ilmu sesuai sistem klasifikasi perpustakaan internasional, mulai dari ilmu umum, agama, pendidikan, sosial, sains, hingga teknologi.
“Koleksi kami lengkap dan terbuka untuk siapa saja yang ingin berkunjung maupun mencari referensi,” ujarnya.
Untuk layanan langsung, perpustakaan beroperasi mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB. Pada periode perkuliahan aktif, layanan biasanya diperpanjang hingga sore hari guna mengakomodasi kebutuhan mahasiswa.
Dengan kombinasi fasilitas modern, layanan digital berbasis AI, serta beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat, Perpustakaan Unisma terus berupaya menjadi pusat literasi yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga ruang kolaborasi, edukasi, dan rekreasi akademik bagi masyarakat luas.
