UNISMA Malang Wisuda 811 Lulusan, Bekali Alumni dengan Karakter Aswaja dan Entrepreneur

UNISMA Malang Wisuda 811 Lulusan, Bekali Alumni dengan Karakter Aswaja dan Entrepreneur

Indonesiandaily.com – Universitas Islam Malang (UNISMA) akan menggelar global Wisuda Periode ke-79  pada Sabtu-Minggu, 27-28 Juni 2026. Sebanyak 811 calon wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai sarjana, magister, hingga doktor, akan resmi menyandang gelar akademik dan memasuki fase baru dalam kehidupan profesional maupun pengabdian kepada masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama UNISMA Malang, dr. Hj. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., mengatakan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum penting yang menandai bertambahnya tanggung jawab para lulusan sesuai jenjang pendidikan yang telah ditempuh.

“Seluruh calon wisudawan akan memasuki tahapan baru dalam karier mereka dengan mengemban gelar yang telah diraih. Baik sarjana, magister, maupun doktor, masing-masing memiliki tanggung jawab besar dalam meniti kehidupan dan karier ke depan,” ujarnya.

Menurut Erna, lulusan program pascasarjana umumnya akan kembali mengembangkan karier di instansi masing-masing. Sementara lulusan sarjana diharapkan mampu memanfaatkan bekal pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk bersaing di dunia kerja.

Erna menegaskan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam membangun karakter, selain memberikan pengetahuan dan keterampilan akademik.

Ia menjelaskan bahwa lulusan perlu terus meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai program pengembangan kompetensi, baik formal maupun nonformal, agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

“Pendidikan tinggi pada dasarnya tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter seorang sarjana, magister, maupun doktor. Pengembangan diri harus tetap dilakukan agar kemampuan mereka semakin meningkat,” katanya.

Untuk mendukung kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, UNISMA Malang terus memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, lembaga pemerintah, hingga dunia usaha dan industri.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi alumni dalam memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan karier profesional.

Sebagai perguruan tinggi Islam, UNISMA Malang menempatkan nilai-nilai keislaman dan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sebagai identitas utama yang membedakan lulusannya dari perguruan tinggi lainnya.

Menurut Erna, berbagai pengguna lulusan atau stakeholder telah memberikan umpan balik positif terhadap kualitas lulusan Unisma, khususnya dari aspek sikap, etika, dan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan keaswajaan.

“Karakter Islam dan Aswaja menjadi modal penting yang meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lulusan UNISMA Malang. Banyak pihak menilai lulusan Unisma memiliki sikap yang baik dan dapat diandalkan,” ungkapnya.

Penguatan karakter tersebut diwujudkan melalui kurikulum maupun budaya akademik kampus. Unisma memberikan porsi pendidikan agama yang cukup besar kepada mahasiswa melalui mata kuliah keislaman yang diselenggarakan secara berkelanjutan di setiap semester.

Selain itu, nilai-nilai Aswaja juga diterapkan dalam kehidupan kampus melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti salat berjamaah, kegiatan dakwah, hingga program sosial kemasyarakatan.

Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari budaya kampus adalah santunan anak yatim yang rutin dilaksanakan dalam momentum Tahun Baru Islam atau Muharam.

“Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus teladan bagi mahasiswa agar nilai-nilai Islam Aswaja terus diterapkan dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun masyarakat,” jelas Erna.

Selain memperkuat karakter keislaman, UNISMA Malang juga fokus mengembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui program Entrepreneurial University yang menjadi arah pengembangan kampus pada periode 2023–2027.

Dalam implementasinya, UNISMA Malang memiliki sejumlah lembaga dan unit yang mendukung pengembangan kewirausahaan, inovasi, serta penguatan kompetensi mahasiswa di bidang bisnis dan industri.

Berbagai program juga rutin dilaksanakan, mulai dari pelatihan kewirausahaan, pengelolaan keuangan, pendampingan bisnis, hingga pembentukan startup mahasiswa.

Melalui berbagai program tersebut, kampus berharap para lulusan tidak hanya siap menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dengan bekal kompetensi akademik, karakter Islam Aswaja, serta semangat kewirausahaan, Unisma optimistis para lulusan Wisuda Periode ke-79 mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *