Indonesiandaily.com – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menjadi ruang bertemunya gagasan ilmiah dan inovasi pelajar Jawa Timur. Melalui Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Fakultas Peternakan, UNISMA Malang mempertemukan siswa SMA/MA/SMK untuk mengembangkan ide yang menjawab persoalan nyata.
Salah satu karya yang mencuri perhatian datang dari SMA Negeri 7 Malang. Tim LKTI sekolah tersebut berhasil menembus jajaran 10 finalis terbaik dalam kompetisi tingkat Jawa Timur yang digelar Fakultas Peternakan UNISMA Malang.
Tim tersebut beranggotakan Amirah Yasmin Khairunnisa, Anisa Cahya Aulia, dan Latifa Sabrina Aulia. Mereka didampingi Guru Pembimbing Ravika Endriyana Savitri, S.Si., M.Pd.
Dalam kompetisi yang digelar UNISMA Malang itu, mereka mengusung karya berjudul “Strategi Pemasaran Digital Hasil Smart Farming Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) di SMA Negeri 7 Malang: Studi Kasus Menggunakan Kerangka Digital Marketing Funnel.”
Karya tersebut tidak sekadar berbicara mengenai pertanian di lingkungan sekolah. Para siswa mencoba menghubungkan smart farming, ketahanan pangan, teknologi digital, dan kewirausahaan dalam satu gagasan yang aplikatif.
Melalui pendekatan Digital Marketing Funnel, tim SMAN 7 Malang mengkaji bagaimana hasil program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) dapat dipasarkan secara lebih efektif melalui berbagai kanal digital.
Gagasan itu sekaligus menunjukkan bahwa isu peternakan dan ketahanan pangan kini memiliki ruang yang semakin luas. Teknologi digital dapat menjadi instrumen untuk memperkuat hilirisasi produk sekaligus membuka peluang kewirausahaan sejak lingkungan sekolah.
Bagi Fakultas Peternakan UNISMA Malang, capaian tersebut menjadi bagian dari semangat menghadirkan kompetisi ilmiah yang mendorong pelajar untuk tidak berhenti pada teori.
Wakil Dekan I Fakultas Peternakan UNISMA, Oktavia Rahayu Puspitarini, S.Pt., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang berhasil melewati proses seleksi dan menyisihkan peserta dari berbagai sekolah di Jawa Timur.
“Selamat kepada para finalis yang telah berhasil mencapai tahap ini,” demikian apresiasi yang disampaikan Oktavia.
Babak final LKTI Fakultas Peternakan UNISMA Malang berlangsung Sabtu, 5 September 2026, di kampus Universitas Islam Malang. Pada tahap tersebut, para finalis mempresentasikan sekaligus mempertahankan gagasan ilmiah mereka di hadapan dewan juri.
Kompetisi yang digelar UNISMA Malang ini tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi. Lebih jauh, LKTI menjadi wadah untuk mempertemukan pelajar dengan tradisi akademik, riset, inovasi, dan pemecahan masalah berbasis gagasan.
Keberhasilan SMAN 7 Malang menembus 10 besar menunjukkan bahwa budaya riset dapat tumbuh dari lingkungan sekolah. Terlebih, gagasan yang diangkat bersinggungan langsung dengan tantangan ketahanan pangan dan perkembangan ekonomi digital.
UNISMA Malang pun menunjukkan perannya sebagai kampus yang membuka ruang bagi generasi muda untuk menguji gagasan, mempertajam kemampuan berpikir kritis, sekaligus mengenalkan atmosfer akademik perguruan tinggi sejak bangku sekolah.
Bagi para siswa SMAN 7 Malang, capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk terus mengembangkan riset dan inovasi. Bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga melahirkan gagasan yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.



