Indonesiandaily.com ā Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., mengajak seluruh dosen membangun gerakan masif untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Langkah ini dinilai menjadi kunci memperkuat reputasi kampus sekaligus meningkatkan daya saing UIN Malang di tingkat nasional maupun internasional.
Ajakan tersebut disampaikan Prof. Ilfi saat menghadiri tasyakuran Fakultas Teknik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Kampus 3 Kota Batu, Rabu (5/8/2026).
“Ayo dosen UIN Malang lakukan gerakan glorifikasikan riset dan PKM,” tegas Prof. Ilfi di hadapan dosen Fakultas Teknik.
Menurutnya, berbagai hasil penelitian yang telah dihasilkan sivitas akademika tidak boleh berhenti sebagai dokumen akademik. Sebaliknya, riset harus dipublikasikan secara luas agar manfaatnya dirasakan masyarakat. Sekaligus mengangkat nama UIN Malang di kancah global.
Prof. Ilfi menegaskan, publikasi ilmiah menjadi salah satu indikator utama kualitas perguruan tinggi. Karena itu, setiap penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat harus dipublikasikan secara berkelanjutan. Diantaranya melalui jurnal ilmiah maupun berbagai kanal publikasi lainnya.
“Dosen diharapkan semakin produktif melakukan penelitian dan mempublikasikan hasilnya. Minimal setiap karya ilmiah dapat terbit di jurnal terakreditasi SINTA. Serta yang lebih utama mampu menembus jurnal bereputasi internasional seperti Q1 atau Scopus,” ujarnya.
Ia menjelaskan, semakin banyak karya ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal bereputasi, semakin kuat posisi UIN Malang sebagai kampus riset. Keunggulan perguruan tinggi, kata dia, tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa atau fasilitas, tetapi juga dari kontribusi akademik yang diakui dunia.
“UIN Malang akan semakin diperhitungkan apabila semakin banyak hasil riset dosen yang dipublikasikan di jurnal bereputasi internasional. Dari situlah lompatan besar dalam bidang riset dapat diwujudkan,” katanya.
Tak hanya melalui jurnal, Prof. Ilfi juga mendorong dosen memanfaatkan media digital untuk memperluas diseminasi hasil riset. Televisi, YouTube, TikTok, Instagram. Hingga media daring dinilai menjadi sarana efektif memperkenalkan inovasi kampus kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia berharap Fakultas Teknik dapat menjadi pelopor pengembangan MIU TV sebagai media resmi yang menampilkan berbagai capaian, inovasi. Serta perkembangan kelembagaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
“Semakin kita dikenal oleh masyarakat dan dunia internasional, semakin besar pula kepercayaan terhadap kampus ini. Dampaknya, lulusan UIN Malang akan semakin mudah diterima di dunia kerja,” jelasnya.
Prof. Ilfi menambahkan, penguatan publikasi riset dan PKM merupakan bagian dari implementasi mandat Kementerian Agama. Yakni agar perguruan tinggi keagamaan tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat.
Mengakhiri arahannya, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika, khususnya Fakultas Teknik yang masih tergolong fakultas baru. Guna memanfaatkan fasilitas modern yang dimiliki untuk mempercepat prestasi akademik dan memperkuat budaya riset.
“Ayo semuanya terus di-upgrade. Fakultas Teknik memiliki semangat baru, fasilitas baru, dan peluang besar untuk berkembang. Semoga Fakultas Teknik menjadi fakultas yang semakin berkualitas, produktif dalam riset, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
