Magister Kenotariatan UNISMA Malang Jadi Primadona, Cetak Notaris Profesional dengan Kompetensi Hukum Syariah

Magister Kenotariatan UNISMA Malang Jadi Primadona, Cetak Notaris Profesional dengan Kompetensi Hukum Syariah

Indonesiandaily.com – Program Studi Magister Kenotariatan (MKn) Universitas Islam Malang (UNISMA) terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu program pascasarjana unggulan di bidang hukum. Terakreditasi “Baik Sekali”, program ini dirancang untuk mencetak profesional hukum yang siap berkarier sebagai notaris, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), maupun pejabat lelang.

Kepala Prodi MKn UNISMA Malang, Dr. H. Ahmad Siboy, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pendirian program magister kenotariatan di Indonesia sangat selektif. Saat ini hanya terdapat sekitar 40 program Magister Kenotariatan di seluruh Indonesia.

“Di Jawa Timur hanya ada enam prodi serupa. Tiga di Surabaya, dua di Malang. Terbatas memang, karena izin pendiriannya sangat sulit,” ungkap Siboy, Selasa (09/06).

Menurut Siboy, ketatnya pembukaan program kenotariatan berkaitan langsung dengan kebutuhan dan formasi jabatan notaris yang diatur pemerintah. Istilahnya, prodi Notaris adalah prodi yang menjamin masa depan bukan menjanjikan masa depan.

Pengangkatan notaris dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri Hukum, sedangkan PPAT melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

Karena itu, jumlah mahasiswa yang diterima juga dibatasi. MKn UNISMA Malang hanya menerima sekitar 65 mahasiswa setiap angkatan meski jumlah pendaftar mencapai 200 hingga 250 orang setiap tahun.

Greeting Lebaran Rddy Wahyono

“Kami sengaja membatasi kuota agar kualitas pendidikan terjaga dan lulusan memiliki peluang karier yang baik. Supply dan demand profesi notaris harus seimbang,” kata dia.

Magister Kenotariatan UNISMA Malang Jadi Primadona, Cetak Notaris Profesional dengan Kompetensi Hukum Syariah
Prodi Kenotariatan UNISMA Malang meriah juara lomba pembuatan akta.

Profesi Notaris Tetap Menjadi Primadona

Siboy menilai profesi notaris masih menjadi salah satu profesi hukum paling diminati karena memiliki prospek yang luas. Hampir seluruh aktivitas bisnis dan transaksi masyarakat membutuhkan jasa notaris.

Mulai dari pendirian perusahaan, pengurusan yayasan, kredit perbankan, transaksi properti, hingga berbagai perjanjian hukum memerlukan akta yang dibuat oleh notaris.

“Hampir semua sektor membutuhkan notaris. Karena itu profesi ini selalu menjadi primadona,” ujarnya.

Meski demikian, penempatan notaris diatur berdasarkan kebutuhan wilayah. Ketika formasi suatu daerah telah penuh, lulusan baru harus mencari peluang di wilayah lain yang masih membutuhkan notaris.

 

Integrasikan Hukum Positif dan Hukum Syariah

Salah satu keunggulan utama MKn UNISMA Malang dibanding program serupa di Indonesia adalah integrasi hukum positif dan hukum syariah dalam kurikulumnya.

Siboy menjelaskan, sekitar 25 persen mata kuliah dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman kontrak syariah, lembaga keuangan syariah, hingga sistem jaminan berbasis syariah.

“Kami menjadi satu-satunya yang menjadikan integrasi hukum negara dan hukum syariah sebagai distingsi utama program. Lulusan kami memahami keduanya sekaligus,” katanya.

Kompetensi tersebut dinilai semakin relevan karena pertumbuhan industri keuangan syariah, perbankan syariah, bisnis umrah, hingga berbagai transaksi berbasis akad syariah terus meningkat.

 

Lulus Cepat dan Didukung Praktisi Berpengalaman

Saat ini MKn UNISMA Malang telah memasuki angkatan ke-16 dan memiliki jaringan alumni yang tersebar sebagai notaris, PPAT, pejabat publik, hingga pengusaha.

Program ini didukung 22 tenaga pengajar yang terdiri dari akademisi dan praktisi profesional. Sejumlah mata kuliah praktis diajar langsung oleh pengurus organisasi notaris tingkat wilayah maupun provinsi.

“Kami menargetkan mahasiswa bisa lulus dalam tiga semester. Mayoritas mahasiswa mampu menyelesaikan studi tepat waktu,” ujar Siboy.

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan akses magang melalui kerja sama dengan kantor notaris, Balai Harta Peninggalan, serta berbagai lembaga terkait.

“Mahasiswa tidak perlu mencari tempat magang sendiri karena sudah difasilitasi oleh program studi melalui jaringan alumni dan mitra kami,” katanya.

 

Mahasiswa dari Malaysia dan Nonmuslim

MKn UNISMA Malang juga mulai menarik minat mahasiswa internasional. Salah satu lulusan terbaru berasal dari Malaysia dan mengikuti perkuliahan melalui sistem hybrid.

Menariknya, program ini juga terbuka bagi mahasiswa nonmuslim. Setiap angkatan bahkan terdapat sekitar 10 persen mahasiswa dari kalangan nonmuslim.

“Mereka tidak wajib mengikuti mata kuliah Aswaja, tetapi tetap mengikuti mata kuliah kontrak syariah karena kompetensi itu dibutuhkan dalam praktik profesi notaris,” ujar Siboy.

Magister Kenotariatan UNISMA Malang Jadi Primadona, Cetak Notaris Profesional dengan Kompetensi Hukum Syariah
Magister MKn UNISMA Malang MoU dengan Pusat Ikatan Kenotariatan.

Biaya Kuliah Paling Kompetitif

Dari sisi biaya, MKn UNISMA Malang menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar .Rp13,37 juta per semester. Seluruh biaya pendidikan telah mencakup kebutuhan akademik hingga lulus.

Dengan target masa studi tiga semester, total biaya yang dikeluarkan mahasiswa sekitar Rp40 juta.

“Jika dibandingkan dengan sejumlah kampus lain, biaya kami termasuk yang paling kompetitif. Prinsip UNISMA adalah memberikan layanan pendidikan yang terjangkau tanpa mengurangi kualitas,” kata Siboy.

Prestasi terbaru MKn UNISMA Malang juga semakin mengukuhkan reputasinya setelah berhasil meraih juara dalam kompetisi nasional penulisan akta notaris dan PPAT.

Dengan kombinasi kurikulum berbasis praktik, integrasi hukum syariah, dukungan praktisi profesional, serta biaya yang kompetitif. Magister Kenotariatan UNISMA Malang terus menjadi salah satu pilihan utama bagi sarjana hukum yang ingin meniti karier sebagai notaris dan PPAT profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *