Indonesiandaily.com – Mahasiswa Institut Teknologi Indonesia (ITN) Malang meraih juara 2 lomba debat nasional diajang Duta Inspirasi Indonesia. Ajang ini digelar oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga di Jakarta pada Desember lalu.
Adalah Derek Susanto Oghude, mahasiswa Prodi Teknik Mesin S-1, ITN Malang, angkatan 2023. Ia membuktikan bahwa disiplin ilmu teknik bukan penghalang untuk menguasai panggung opini publik.
Ia sukses memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Duta Inspirasi Indonesia #4 di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, pada Desember 2025.
Mewakili Provinsi Papua, mahasiswa asal Kabupaten Kepulauan Sangihe-Talaud yang lahir dan besar di Papua ini berhasil menyabet Juara 2 Lomba Debat Nasional Duta Inspirasi Indonesia by Kemenpora RI. Tak hanya itu, ia juga membawa pulang penghargaan bergengsi Program of the Year serta predikat Fasilitator Millennials Menginspirasi.
Kemenangan Tak Terduga dan “Senjata” Data
Perjalanan Derek menuju podium juara tidaklah mudah. Ia harus bersaing dengan perwakilan Duta Inspirasi dari berbagai angkatan (batch 13-17) dari seluruh Indonesia. Setelah menyisihkan peserta lain di tahap daring dengan mengangkat isu kesehatan mental dan korupsi. Ia melaju ke babak 10 besar untuk presentasi langsung di hadapan juri.
Derek menceritakan momen mendebarkan saat memasuki babak Top 6 yang membahas isu sensitif kekerasan seksual. Ia mengaku sempat pesimis karena merasa jawaban yang ia berikan kurang maksimal.
“Sejujurnya saat Top 6 saya kurang PD. Rasanya jawaban saya kurang memuaskan, bahkan sempat pasrah tidak lolos ke tiga besar. Eh, ternyata nama saya dipanggil paling terakhir untuk masuk final. Benar-benar tidak menyangka,” kenangnya, Senin (12/01/2026).
Di babak final (Top 3) tantangan semakin berat. Derek yang berhadapan dengan perwakilan Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara hanya diberi waktu 30 menit untuk membedah tema pendidikan, kesehatan mental, hingga Artificial Intelligence (AI). Strategi andalannya adalah bicara berbasis data.
“Saya riset isu terkini 2025. Sepertinya juri lebih suka kalau kita debat pakai data. Saya mendapatkan data lebih lengkap tahun 2023. Jadi saat tim kontra menyanggah, saya bisa menjawab dengan argumen yang kuat lewat data,” tambah mahasiswa yang juga aktif sebagai Fasilitator Batch 14 di program Milenial Menginspirasi ini.
Meski sehari-hari berkutat dengan dunia mesin yang kaku di bangku kuliah, Derek memiliki ketertarikan yang besar di dunia komunikasi sejak SMA. Baginya, menjadi mahasiswa Teknik Mesin S-1 ITN Malang adalah tantangan akademik, namun ia merasa perlu memiliki “pondasi” lain di luar ruang kelas.
“Kuliah di teknik memang menantang, tapi saya juga harus mengembangkan potensi skill lain. Saya mencari tempat yang bisa mewadahi minat saya di bidang public speaking dan personal branding,” jelas mahasiswa yang kini menjabat sebagai Ketua Paguyuban Duta Kampus ITN Malang periode 2025-2027. Derek juga merupakan RU 1 Duta Kampus ITN Malang 2024.
Prestasi ini membanggakan bagi Derek, di mana seluruh penghargaan yang ia terima ditandatangani langsung oleh pihak Kemenpora. Ia berharap pencapaiannya bisa memotivasi mahasiswa lain untuk berani bersuara di level nasional.
“Jangan takut gagal. Lakukan saja apa yang kita mau. Gagal itu biasa, tapi menyerah itu yang jangan. Dari kegagalan itulah kita bisa memperbaiki kesalahan untuk menuju kesuksesan,” tutupnya dengan penuh semangat
