Prodi Pendidikan Matematika UNISMA Malang Jadi Rujukan Kampus dari Yogyakarta

Prodi Pendidikan Matematika UNISMA Malang Jadi Rujukan Kampus dari Yogyakarta

Indonesiandaily.com – Prodi S1 Pendidikan Matematika Universitas Islam Malang (UNISMA) menjadi rujukan studi banding kampus dari Yogyakarta. Hal ini nampak dari Benchmarking Prodi Pendidikan Matematika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta ke UNISMA Malang.

Dijelaskan oleh Kaprodi S1 Pendidikan Matematika UNISMA Malang Dr Isbadar Nursit SPd MPd, pihak UST melihat Prodi yang dipimpinnya sudah meraih Akreditasi Unggul. Termasuk dalam hal penerimaan mahasiswa baru juga pihak kampus Yogyakarta ini ingin meniru.

“Dari UST ada 19 orang yang hadir. Mulai dari Dekan, Kaprodi, dan tim akreditasinya,” ungkap Isbadar, Kamis (04/06).

 

Beberapa Kampus juga Studi Banding ke Prodi ini

Kaprodi ini menambahkan, studi banding ke Prodi Pendidikan Matematika ini bukan pertama kalinya. Sebelumnya Universitas Muria Kudus dan Universitas Hasyim Asyari Jombang juga berguru ke Prodi ini.

Selain itu, Benchmarking dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama antar kedua Fakultas. Kedua belah pihak sepakat bidang yang nanti akan dikerjasamakan diantaranya pertukaran pelajar, join publikasi, dan seminar internasional.

 

Dilanjutkan dengan MoA dan Guest Lecture

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UST, Dr. Sigit Sujatmika, S.Pd.Si., M.Pd dalam kesempatan ini menyampaikan, bahwa studi banding dilanjutkan MoA antar Fakultas. Dimana impelentasi kerjasama kedua pihak ini salah satunya dengan menggelar Guest Lecture.

Sigit juga menyampaikan, Fakultas yang ia pimpin terdapat sembilan Prodi dan satu Prodi Profesi Guru. Kesemuanya dapat dikerjasamakan dengan UNISMA Malang.

“Inti kerjasama ini fokus di bidang Tri Dharma Pergurua Tinggi. Juga implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, mahasiswa kuliah di luar kampus dan dosen mengajar di luar kampus,” ucap Sigit.

 

FKIP UNISMA Malang Terbuka untuk Kolaborasi

Sedangkan Dekan FKIP UNISMA Malang Dr Hamidin MPd mengatakan Fakultas ini sangat terbuka bagi siapapun. Ia membuka peluang untuk kolaborasi dengan berbagai pihak. Namun Hamidin menekankan, bahwa setiap kerjasama harus ada tindaklanjutnya.

“Tantangan Perguruan Tinggi saat ini sangat luar biasa, maka perlu berkolaborasi antar kampus agar pengembangan lembaga pendidikan semakin meningkat,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *