Tiga Besar PTKIN Terbaik, Bunda Rektor Dorong UIN Malang Makin Mendunia

Tiga Besar PTKIN Terbaik, Bunda Rektor Dorong UIN Malang Makin Mendunia

Indonesiandaily.com – Mempertahankan posisi tiga besar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia bukan alasan bagi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk berpuas diri. Capaian tersebut justru menjadi dorongan untuk memperkuat kualitas akademik dan memperluas reputasi kampus di tingkat internasional.

Pesan itu disampaikan Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si., yang akrab disapa Bunda Rektor, menyusul capaian kampus dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2027.

Dalam pemeringkatan tersebut, UIN Malang berhasil mempertahankan posisinya di jajaran tiga besar PTKIN terbaik nasional. Tidak hanya itu, peringkat keseluruhan kampus di tingkat dunia juga mengalami peningkatan.

Jika sebelumnya berada pada kelompok 1.301–1.400 dunia, kini UIN Malang naik ke rentang 1.201–1.300. Capaian ini memperlihatkan perkembangan daya saing institusi dalam pemeringkatan perguruan tinggi internasional.

“Prestasi bukanlah titik akhir, melainkan amanah untuk terus bertumbuh, berbenah, dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Bunda Rektor.

Reputasi Internasional Terus Diperkuat

Selain kenaikan peringkat keseluruhan, UIN Malang mencatatkan capaian pada indikator International Faculty dengan menempati posisi 294 dunia.

Pencapaian tersebut menunjukkan penguatan dimensi internasionalisasi kampus, terutama melalui keterlibatan tenaga akademik dari luar negeri.

Bagi UIN Malang, reputasi internasional tidak cukup dibangun melalui pemeringkatan. Kualitas pembelajaran, produktivitas penelitian, kompetensi dosen, serta kemampuan lulusan menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja harus terus diperkuat.

Aspek tersebut juga menjadi bagian penting dalam penilaian QS WUR, yang mencakup reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, sitasi penelitian, rasio dosen dan mahasiswa, hingga keberlanjutan lingkungan serta keterlibatan internasional.

Mahasiswa Harus Merasakan Dampaknya

Meningkatnya reputasi kampus di tingkat dunia juga diharapkan membuka ruang lebih luas. Khususnya bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik internasional.

Kesempatan membangun jejaring lintas negara, mengikuti kolaborasi penelitian, hingga mengembangkan kompetensi global. Hal ini menjadi bagian dari manfaat yang perlu dirasakan langsung oleh mahasiswa.

Karena itu, tantangan UIN Malang berikutnya bukan hanya mempertahankan posisi tiga besar PTKIN. Melainkan memastikan peningkatan reputasi berjalan seiring dengan mutu pendidikan dan kontribusi nyata perguruan tinggi.

Bunda Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga semangat kolaborasi. Termasuk pula menjadikan capaian tersebut sebagai energi dalam meningkatkan kualitas institusi.

“Mari terus bersinergi, mewujudkan UIN Malang sebagai kampus yang unggul dan bereputasi internasional,” pesannya.

Dengan capaian QS WUR 2027, UIN Malang memiliki modal untuk memperluas kiprah di tingkat global. Namun, ukuran keberhasilan sesungguhnya terletak pada kemampuan kampus menghadirkan pendidikan berkualitas. Juga melahirkan lulusan berdaya saing, serta menghasilkan riset yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *