Rektor UIN Malang Tanamkan Mental Juara Jelang PORSI JAWARA II

Rektor UIN Malang Tanamkan Mental Juara Jelang PORSI JAWARA II

Indonesiandaily.com – Sebanyak 110 mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersiap membawa nama almamater dalam Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSI) JAWARA II 2026 di Pekalongan.

Sehari sebelum kompetisi dimulai, Rektor UIN Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., memilih membekali para delegasi dengan sesuatu yang tak kalah penting dari latihan dan persiapan teknis: mental bertanding.

Di hadapan mahasiswa dari delapan fakultas tersebut, Prof. Ilfi meminta mereka tidak menjadikan PORSI JAWARA sebagai beban.

Menurutnya, kompetisi bukan semata-mata tentang menang atau kalah. Ada keberanian, kesungguhan, dan tanggung jawab membawa nama baik kampus yang jauh lebih penting.

“Kami berharap kepada kalian semua, jangan jadikan PORSI JAWARA ini sebagai beban. Yang penting adalah jihad kalian untuk membawa nama baik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,” pesan Prof. Ilfi.

Ia kemudian mengajak para mahasiswa membangun pola pikir positif selama menjalani pertandingan.

Kekalahan, kata Prof. Ilfi, tidak perlu menjadi bayangan yang menghantui sebelum pertandingan dimulai. Sebaliknya, mahasiswa diminta memusatkan perhatian pada kemampuan memberikan penampilan terbaik.

“Jangan pikirkan kekalahan, tapi yang kalian pikirkan adalah kemenangan. Berpikir positif, yakin bahwa kalian bisa memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Bekal Pengalaman Jadi Modal Bertanding

Untuk mengetahui kesiapan para delegasi, Prof. Ilfi tidak hanya memberikan pengarahan dari atas podium. Ia juga berbincang langsung dengan mahasiswa dan menanyakan pengalaman mereka mengikuti kompetisi.

Dari perbincangan tersebut, sejumlah mahasiswa diketahui telah memiliki jam terbang dalam berbagai perlombaan. Pengalaman mereka tidak hanya terbatas pada kompetisi lokal dan regional, tetapi juga hingga tingkat internasional.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting menghadapi PORSI JAWARA II 2026. Bekal kompetisi dan persiapan yang telah dilakukan membuat Prof. Ilfi optimistis para mahasiswa mampu tampil lebih percaya diri.

“Anak-anakku, saya bangga pada kalian. Orang tua kalian juga pasti bangga pada kalian,” katanya.

Pesan untuk Tidak Melupakan Doa Orang Tua

Di balik persiapan kompetisi, Prof. Ilfi mengingatkan mahasiswa tentang satu hal yang tidak boleh ditinggalkan: doa dan restu orang tua.

Ia menempatkan dukungan orang tua sebagai bagian penting dari perjalanan mahasiswa dalam meraih prestasi.

“Jangan lupa minta doa dan restu kepada orang tua. Kalau Bunda sebagai Rektor merupakan orang tua secara akademik di kampus, tetapi orang tua biologis adalah ayah dan ibu di rumah,” tuturnya.

Prof. Ilfi berharap doa orang tua menyertai setiap langkah mahasiswa selama berlaga.

“Insyaallah doa mereka diijabah oleh Allah,” lanjutnya.

Sebanyak 110 delegasi UIN Malang akan berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga, seni, dan ilmiah pada 10-12 September 2026.

PORSI JAWARA II 2026 menjadi panggung bagi para mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus pengalaman yang telah mereka bangun selama berada di kampus.

Bagi UIN Malang, perjuangan mereka bukan sekadar mengejar medali. Ada nama almamater yang mereka bawa, serta kesempatan membuktikan bahwa keberanian, kerja keras, dan mental positif dapat menjadi bagian penting dari lahirnya prestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *