Indonesiandaily.com- Dekan Fakultas Teknik Universitas Islam Malang (Unisma) berperan aktif dalam Rapat Kerja Nasional Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) 2026 yang berlangsung di Bali pada 30–31 Maret 2026. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan arah pengembangan pendidikan teknik nasional sekaligus memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi.
Kegiatan dibuka oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, yang menekankan pentingnya pendidikan teknik yang adaptif terhadap dinamika teknologi global dan kebutuhan industri.
Agenda Rakernas turut membahas instrumen akreditasi terbaru LAM Teknik 2025 serta pengenalan akreditasi internasional IABEE sebagai acuan peningkatan mutu dan daya saing global fakultas teknik.
Selain itu, Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti, Prof. Sri Suning Kusumawardani, memaparkan perkembangan kebijakan terbaru, termasuk regulasi dalam Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 yang berkaitan dengan profesi dan pengelolaan karier dosen.
Pada hari pertama, forum juga merumuskan program kerja FDTI periode 2025–2027 yang dipimpin Ketua Umum FDTI, Prof. Hadi Suyono. Pembahasan mencakup strategi kolaborasi lintas wilayah Barat, Tengah, dan Timur.
Hari kedua difokuskan pada penguatan program kerja tujuh direktorat FDTI, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga digitalisasi sistem.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Teknik Unisma, Dr. Ir. Ena Marlina, menandatangani sejumlah kerja sama dengan berbagai fakultas teknik terkemuka di Indonesia guna memperkuat kolaborasi pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.
“Keikutsertaan ini sekaligus menunjukkan peran aktif Unisma dalam struktur organisasi FDTI, khususnya pada Direktorat Kerja Sama dan Kelembagaan,” ujarnya.
Partisipasi tersebut menjadi wujud komitmen Fakultas Teknik Unisma dalam meningkatkan kualitas pendidikan teknik yang unggul dan berdaya saing global.
