FKIK UIN Malang Beri Penghargaan Lulusan Terbaik 2026, Bukti Komitmen Cetak Tenaga Kesehatan Berprestasi

FKIK UIN Malang Beri Penghargaan Lulusan Terbaik 2026, Bukti Komitmen Cetak Tenaga Kesehatan Berprestasi

Indonesiandaily.com – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Malang memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dan lulusan berprestasi dalam rangkaian Yudisium Tahun 2026. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi, kerja keras, serta capaian akademik maupun nonakademik mahasiswa selama menempuh pendidikan.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan komitmen FKIK UIN Malang dalam mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik. Namun juga mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Pada kategori Lulusan Terbaik Program Studi Sarjana Farmasi, Ri’ayatuszava Roliza berhasil meraih predikat Lulusan Terbaik I. Posisi berikutnya ditempati Erin Juliana Nawir sebagai Lulusan Terbaik II dan Feisya Nasywa Adhisti Istighfari sebagai Lulusan Terbaik III.

Sementara itu, Muhammad Fahri Hawariyin dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik I Program Studi Pendidikan Dokter, berkat capaian akademik yang konsisten hingga akhir masa studi.

Tak hanya mengapresiasi prestasi akademik, FKIK UIN Malang juga memberikan penghargaan. Terutama kepada lulusan yang berhasil mengharumkan nama fakultas melalui berbagai kompetisi bergengsi.

Di tingkat internasional, Inaya Alifiya dan Azzahra Lathifal Aini meraih Gold Medal pada ajang Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Prestasi membanggakan lainnya diraih Nafisa Gladys Berlian yang memperoleh Bronze Medal dalam Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF).

Sementara itu, Ri’ayatuszava Roliza kembali mencatatkan prestasi dengan meraih Juara III As-Shaydalah National Event of Pharmacy (ANEPH) VIII.

Prestasi internasional juga ditorehkan Syahrin Azril Izulkhaque dan Naurah Shubah Beryl Susanto melalui raihan Bronze Medal pada ASEAN Innovative Science Environmental (AISEEF). Adapun Devi Java Prajna Paramitha sukses menjadi Juara I AMSA Indonesia Proposal Project.

Deretan penghargaan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa FKIK UIN Malang mampu berkompetisi tidak hanya di ruang kuliah. Tetapi juga dalam berbagai ajang ilmiah dan inovasi yang memperkuat daya saing lulusan di tingkat global.

Momentum yudisium ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik para mahasiswa. Sekaligus awal pengabdian mereka sebagai tenaga kesehatan profesional.

Melalui pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik dan lulusan berprestasi, FKIK UIN Malang berharap budaya akademik yang unggul, inovatif, dan kompetitif terus tumbuh.

Dengan bekal kompetensi, integritas, serta pengalaman berprestasi, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor kesehatan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *