Indonesiandaily.com – Di tengah tekanan ekonomi yang masih melanda, semangat berbagi justru menunjukkan grafik yang membalikkan keadaan. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Malang mencatat rekor fantastis pada momen Idul Adha 1447 H.
Ketua DPD PKS Kota Malang, M Syaiful Ali Fatah STP, menyampaikan bahwa pihaknya berhasil menyembelih total 52 ekor sapi dan 111 ekor kambing. Hewan-hewan kurban tersebut kemudian diolah dan dikemas menjadi 7.124 paket daging yang siap didistribusikan.
“Seluruh qurban tersebut kalau dikonversikan dalam mata uang itu senilai 750 juta rupiah,” ungkap Syaiful dengan bangga dalam sambutannya di acara tasyakuran Idul Adha yang digelar bersama insan pers, Ahad (31/5/26).
Yang menjadi sorotan utama adalah peningkatan signifikan ini justru terjadi di saat kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Jika dibandingkan dengan perolehan tahun 2025 lalu—di mana PKS Kota Malang hanya menerima dan menyalurkan 19 ekor sapi dan 52 ekor kambing—tahun ini terjadi lonjakan drastis.
“Animo para pimpinan PKS untuk berqurban tetap tinggi. Terutama pada sektor kambing, terjadi peningkatan lebih dari dua kali lipat,” jelasnya.
Tren positif ini, menurut Syaiful, menunjukkan dua hal sekaligus. Pertama, meningkatnya kesadaran beribadah di kalangan kader. Kedua, menguatnya kepercayaan publik terhadap profesionalisme PKS Kota Malang dalam mengelola dan menyalurkan daging kurban secara transparan dan berdampak luas.
Bukan Sekadar Daging, Ada Misi “Kurban Berdaya”
Mengusung tema “Berbagi, Berbagi, Berdaya”, DPD PKS Kota Malang tak berhenti pada pembagian daging semata. Paket-paket daging tersebut dibagikan secara merata hingga ke tingkat ranting, dengan prioritas utama kepada fakir miskin dan dhuafa.
Namun, yang lebih menarik adalah misi keberlanjutan yang diusung. PKS Kota Malang juga menyalurkan Pokir (Pokok Pikiran) berupa pendampingan dan pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Ini agar non muzaki semakin berkurang dan naik derajat menjadi muzaki (pemberi zakat),” tegas Syaiful, memberikan makna bahwa kurban bukan hanya soal berbagi daging, tetapi juga memberdayakan ekonomi warga agar ke depannya mereka bisa ikut berkurban.
Dengan capaian ini, PKS Kota Malang optimistis tren peningkatan kepedulian sosial akan terus berlanjut, membawa berkah tidak hanya bagi penerima, tetapi juga bagi kemajuan ekonomi warga Kota Malang.
