Indonesiandaily.com – Di tengah derasnya arus digitalisasi ekonomi global, Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah Universitas Islam Malang (UNISMA) tampil beda. Prodi ini tidak hanya sekadar mengajarkan teori perbankan syariah, melainkan telah bertransformasi menjadi satu-satunya Prodi Perbankan Syariah di Indonesia yang secara khusus dan serius mendalami Teknologi Keuangan Syariah sejak 2021 lalu.
Apa yang membuatnya istimewa? Dituturkan oleh Harun Alrasyid, BS., MIEB., Ph.D, selaku Kaprodi Perbankan Syariah 2018-2024. Bahwa Prodi ini mengadopsi perkembangan teknologi digital melalui mata kuliah unggulan Fintech Syariah. Tidak berhenti di situ, mahasiswa juga dibekali dengan Product Innovation dan Digital Thinking—mata kuliah yang dirancang untuk membentuk pola pikir kritis sekaligus adaptif terhadap gelombang teknologi terkini.
“Lebih revolusioner lagi, Perbankan Syariah UNISMA Malang juga menghadirkan Blockchain for Islamic Finance sebagai bagian dari kurikulum wajib,” ungkap Harun.
Keunggulan Prodi Perbankan Syariah UNISMA Malang tidak hanya terletak pada materi kuliahnya. Prodi ini menjalin kerjasama erat dengan asosiasi profesi dan industri keuangan digital. Mulai dari perumusan kurikulum yang relevan, pelaksanaan sertifikasi kompetensi. Hingga menghadirkan praktisi langsung dari layanan produk keuangan digital sebagai pengajar tamu.
“Kami sedikit mengabaikan nama Prodi, sebagai upaya untuk mempersiapkan lulusan agar terserap di semua lembaga ekonomi syariah. Jadi tidak hanya di sektor perbankan semata,” tegas Harun, Rabu (07/05).

Prodi Perbankan Syariah UNISMA Malang menggelar pelatihan Pasar Modal.
Mahasiswa dapat Kontrak Sebelum Wisuda
Hasilnya tidak main-main. Peminatan lulusan Prodi Perbankan Syariah UNISMA di dunia industri tergolong sangat tinggi. Setiap kali mahasiswa menjalani magang, hampir dapat dipastikan mereka diminta untuk memperpanjang masa magang. Bahkan, 10 persen dari total mahasiswa magang telah ditawari kontrak kerja sebelum mereka resmi diwisuda.
Para lulusan tidak hanya siap bekerja di perbankan syariah, tetapi juga mampu bersaing di bidang digital banking, fintech syariah, hingga Data Analytic for Business. Banyak di antara mereka yang sudah sukses berkarier di berbagai lembaga keuangan. Seperti diantaranya Micro BMT, Koperasi Syariah, Asuransi Syariah, BPR Syariah, dan Perbankan syariah.
Tak sedikit pula alumni yang memilih jalur wirausaha dengan membangun Startup. Dengan ekosistem keuangan digital, menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah.
Mahasiswanya Magang ke Uni Emirat Arab
Sebagai bagian dari upaya menuju International University, Prodi Perbankan Syariah UNISMA juga mendorong mahasiswa untuk Go international. Pada tahun 2024, salah satu mahasiswa Prodi ini lolos seleksi magang selama dua bulan di lembaga riset dan konsultan Keuangan syariah, Al-Huda CIBE, yang ada di Uni Emirat Arab (UEA).
Program magang ini tidak hanya sekadar pengalaman kerja, tetapi juga diarahkan agar terlibat dalam riset pengembangan produk Keuangan syariah. Terutama di negara-negara berkembang.
Dengan kombinasi kurikulum futuristik, sinergi industri yang kuat, dan jaringan internasional yang terus diperluas, Prodi Perbankan Syariah UNISMA Malang membuktikan diri sebagai pelopor pendidikan keuangan syariah digital yang siap mencetak lulusan unggul di era industri 4.0.
