Fakultas Humaniora UIN Malang Gelar FGD Konsorsium, Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

Fakultas Humaniora UIN Malang Gelar FGD Konsorsium, Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

Indonesiandaily.com – Fakultas Humaniora UIN  Malang menggelar Focus Group Discussion (FGD) Konsorsium Rumpun Mata Kuliah yang melibatkan Prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dan Sastra Inggris (Sasing). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini sebagai  langkah strategis dalam memperkuat penyelarasan kurikulum berbasis integrasi dan capaian pembelajaran (Outcome-Based Education/OBE).

FGD ini menjadi forum kolaboratif yang mempertemukan konsorsium dosen dari kedua program studi untuk menyelaraskan struktur kurikulum serta merumuskan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang lebih terukur, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Selain itu, diskusi juga menitikberatkan pada integrasi antar mata kuliah dalam satu rumpun keilmuan, sehingga tercipta kesinambungan materi pembelajaran yang sistematis dan tidak tumpang tindih.

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Humaniora, Dr. Halimi, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pemutakhiran Kurikulum. Dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa FGD ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antar dosen dalam mendesain kurikulum. Terutama yang terintegrasi antara mata kuliah program studi dan mata kuliah kefakultasan.

“FGD ini menjadi wadah kolaborasi antar dosen untuk menyelaraskan mata kuliah di tingkat prodi dengan mata kuliah kefakultasan. Baik di Bahasa dan Sastra Arab maupun Sastra Inggris,” ungkapnya.

Harapannya, kurikulum di Humaniora semakin mengarah pada OBE dan mampu menguatkan profil lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.

Lebih jauh, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi terhadap materi ajar yang selama ini digunakan. Para peserta secara aktif mengkaji kesesuaian konten pembelajaran dengan perkembangan keilmuan mutakhir serta dinamika kebutuhan profesional.

Greeting Lebaran Rddy Wahyono

Dengan pendekatan ini, kurikulum yang dirancang diharapkan tidak hanya adaptif. Tetapi juga kolaboratif dan berbasis outcome. Sehingga mampu melahirkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Secara teknis, pelaksanaan FGD dibagi ke dalam dua ruang diskusi. Kelompok Bahasa dan Sastra Arab dipandu langsung oleh Ketua Prodi BSA, Dr. Abdul Basid. Sementara kelompok Sastra Inggris dipandu oleh Sekretaris Prodi Sastra Inggris, Habiba Al-Umami, M.A.

Pembagian ini memungkinkan pembahasan yang lebih mendalam dan spesifik sesuai karakteristik masing-masing bidang keilmuan.

Hasil dari FGD ini akan menjadi pijakan utama dalam penyusunan detail struktur kurikulum, pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Hingga pelaksanaan public hearing yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebelum kurikulum ditetapkan secara resmi oleh Senat Akademik.

Seluruh rangkaian pemutakhiran kurikulum ini ditargetkan rampung pada Mei 2026.

Selanjutnya, kurikulum baru beserta Pedoman Akademik akan segera diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Hal ini untuk diimplementasikan secara menyeluruh di lingkungan Fakultas Humaniora.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Humaniora menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem pembelajaran yang relevan, terstruktur, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Sekaligus memperkuat kualitas lulusan yang siap menghadapi tantangan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *