Indonesiandaily.com – Sebanyak 65 biker dari komunitas Bikers Nahdlatul Ulama (NU) Malang Raya diberangkatkan menuju Jombang untuk mengikuti Muktamar NU ke-35. Pemberangkatan dilakukan dari halaman Universitas Islam Malang (UNISMA), Kamis (27/8).
Pelepasan rombongan biker dilakukan Rektor UNISMA Malang Prof. Junaidi, PhD, bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Kapolresta Malang Kota. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan perjalanan peserta muktamar berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pemberangkatan secara bersama-sama dilakukan untuk memudahkan koordinasi selama perjalanan dari Kota Malang menuju Jombang.
“Dengan Pak Kapolresta dan Pak Rektor, kami memberangkatkan peserta Muktamar NU dari Kota Malang yang menggunakan sepeda motor. Ini dikoordinasikan agar pemberangkatan terkendali dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Wahyu.
Menurutnya, perjalanan menuju Muktamar NU bukan sekadar aktivitas berkendara bersama. Para peserta perlu menjaga keselamatan karena harus menempuh perjalanan cukup jauh dengan sepeda motor.
Wahyu juga mengingatkan para biker untuk memastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat. Peserta diminta tidak memaksakan diri dan memperbanyak waktu istirahat selama perjalanan.
“Usianya juga tidak muda, sehingga harus banyak istirahat. Ini bukan touring, tetapi perjalanan untuk mengikuti Muktamar. Kami berharap mereka berangkat dan kembali ke Kota Malang dengan selamat,” katanya.
Ia mengapresiasi UNISMA Malang yang memberikan tempat untuk menjadi lokasi pemberangkatan. Menurut Wahyu, kegiatan tersebut merupakan inisiatif komunitas NU Malang Raya yang kemudian dikoordinasikan bersama sejumlah pihak.
Rektor UNISMA: Bukan Sekadar Touring
Rektor UNISMA Malang Prof. Junaidi, PhD, menegaskan pemberangkatan puluhan biker tersebut berawal dari keinginan komunitas Bikers NU Malang. Pihak kampus berperan membantu koordinasi kegiatan.
“Ini murni dari keinginan mereka. Kami hanya mengoordinasikan saja,” kata Junaidi.
Ia memandang perjalanan menuju Muktamar NU memiliki makna lebih dari sekadar perjalanan menggunakan sepeda motor. Momentum tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan spiritual bagi para peserta.
“Bukan sekadar touring biasa, tetapi bagian dari perjalanan spiritual. Ini dalam rangka menyukseskan Muktamar para kiai,” tuturnya.
Junaidi berharap seluruh peserta memperoleh kemudahan dan keselamatan selama perjalanan. Ia juga berharap Muktamar NU ke-35 mampu menghasilkan keputusan strategis yang memberikan manfaat luas.
“Kita berharap kegiatan Muktamar bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang memberikan manfaat bagi warga Nahdliyin maupun bangsa Indonesia secara umum,” ujarnya.
UNISMA Turunkan Tim Pendukung Muktamar
Selain memberangkatkan komunitas Bikers NU Malang Raya, UNISMA Malang juga turut terlibat dalam berbagai kegiatan pendukung Muktamar NU ke-35.
Junaidi menyebut sejumlah tim dari UNISMA telah berada di lokasi Muktamar di Jombang. Mereka terlibat dalam sejumlah tugas, termasuk kesehatan dan publikasi.
“Tim kami sudah ada di sana. Tim kesehatan, publikasi, dan berbagai kegiatan lainnya sudah berjalan,” jelasnya.
Khusus tim PMB, lanjut Junaidi, terdapat sekitar 25 personel yang telah berada di Jombang. Mereka menjalankan aktivitas di sejumlah stan yang disiapkan selama pelaksanaan Muktamar.
Keterlibatan tersebut menunjukkan dukungan UNISMA Malang terhadap agenda besar NU. Bagi kampus yang berada di lingkungan Nahdlatul Ulama tersebut, Muktamar menjadi momentum penting untuk memperkuat kontribusi akademik sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
Pemberangkatan 65 Bikers NU Malang Raya dari halaman UNISMA Malang pun menjadi simbol kebersamaan. Perjalanan menuju Jombang diharapkan berlangsung tertib, aman, dan membawa semangat untuk menyukseskan Muktamar NU ke-35.
