Dosen Matematika UB Latih Guru MAN Kota Batu Gunakan GeoGebra untuk Pembelajaran Interaktif

Dosen Matematika UB Latih Guru MAN Kota Batu Gunakan GeoGebra untuk Pembelajaran Interaktif

Indonesiandaily.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Matematika Universitas Brawijaya (UB) mendorong transformasi pembelajaran matematika berbasis teknologi melalui pelatihan “Implementasi GeoGebra sebagai Media Pembelajaran Matematika Interaktif di MAN Kota Batu.”

Kegiatan tersebut membekali guru dengan keterampilan memanfaatkan GeoGebra sebagai perangkat lunak matematika dinamis. Teknologi ini memungkinkan konsep matematika disajikan secara visual, interaktif, dan lebih mudah dieksplorasi siswa.

Pelatihan digelar dengan pendekatan berbasis praktik. Peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga mengikuti demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan.

Slider Ucapan HUT RI

Melalui tahapan tersebut, para guru mempelajari fitur dasar GeoGebra hingga membuat objek matematika dinamis. Peserta juga mencoba memvisualisasikan sejumlah konsep yang dapat dikembangkan menjadi media maupun aktivitas pembelajaran di kelas.

Pendekatan praktik memberi kesempatan kepada guru untuk langsung menguji berbagai perintah. Mereka juga dapat mengubah parameter dan mengamati perubahan objek secara real time.

Dorong Guru Visualisasikan Konsep Abstrak

Pemanfaatan GeoGebra dinilai relevan dengan kebutuhan pembelajaran matematika saat ini. Perkembangan teknologi pendidikan menuntut guru tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu memilih media yang membantu siswa memahami konsep secara lebih konkret.

GeoGebra mengintegrasikan berbagai bidang matematika dalam satu lingkungan interaktif. Di antaranya geometri, aljabar, grafik, statistik, hingga kalkulus.

Kegiatan ini sekaligus menjawab kebutuhan mitra terkait peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi pembelajaran. Hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa pemanfaatan GeoGebra belum terintegrasi secara sistematis dalam proses pembelajaran.

Karena itu, pelatihan tidak berhenti pada pengenalan perangkat lunak. Tim pengabdian mengarahkan peserta untuk memahami pemanfaatan GeoGebra secara pedagogis.

Guru didorong menggunakan teknologi tersebut untuk membantu memvisualisasikan konsep abstrak sekaligus menciptakan pembelajaran berbasis eksplorasi.

Guru Berhasil Membuat Visualisasi Matematika 3D

Salah satu capaian menarik dalam pelatihan tersebut terlihat dari hasil praktik peserta. Guru berhasil membuat sejumlah visualisasi matematika menggunakan GeoGebra 3D Calculator.

Dua hasil uji coba menunjukkan kemampuan peserta membangun dan mengombinasikan objek ruang, bidang, serta sistem koordinat tiga dimensi.

Salah satu karya berupa konstruksi kubus dan jaring-jaring kubus pada sistem koordinat tiga dimensi. Peserta juga mengeksplorasi gabungan bangun ruang, bidang, garis, dan sistem koordinat.

Hasil praktik tersebut menunjukkan peserta mulai mampu mengikuti tahapan konstruksi sekaligus mengeksplorasi fitur GeoGebra secara mandiri.

Visualisasi tersebut selanjutnya dapat dikembangkan menjadi bahan demonstrasi maupun aktivitas eksplorasi siswa. Objek matematika yang dapat diputar, digeser, dan dimodifikasi membuat konsep bangun ruang lebih mudah diamati.

Dengan demikian, siswa tidak hanya melihat gambar statis. Mereka dapat mengeksplorasi hubungan antarelemen matematika secara langsung.

Libatkan Dosen dan Mahasiswa

Program pengabdian dipimpin Fery Widhiatmoko, S.Pd., M.Sc. Tim juga melibatkan dosen Dr. Umu Sa’adah, M.Si.; Feby Indriana Yusuf, S.Si., M.Sc.; serta Meylita Sari, S.Si., M.Stat.

Mahasiswa dari berbagai jenjang turut dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan. Mereka membantu penyusunan materi dan modul, pendampingan praktik, dokumentasi, evaluasi, hingga publikasi.

Sementara itu, MAN Kota Batu berperan sebagai mitra dengan mengoordinasikan peserta dari MAN Kota Batu maupun sekolah lainnya. Pihak sekolah juga mendukung penyediaan sarana pelaksanaan pelatihan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat diterapkan sesuai kebutuhan nyata di sekolah.

Dukung SDGs dan Transformasi Digital Pendidikan

Pelatihan GeoGebra tersebut juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Kontribusi itu diwujudkan melalui penguatan kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Media interaktif juga diharapkan membantu siswa memahami konsep matematika secara visual.

Kegiatan tersebut turut berkaitan dengan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penerapan inovasi digital dalam ekosistem pendidikan.

Sementara kolaborasi UB dan MAN Kota Batu mendukung SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kerja sama diwujudkan melalui berbagi pengetahuan, peningkatan kapasitas, dan pengembangan pemanfaatan teknologi pembelajaran.

Diharapkan Berlanjut di Kelas

Setelah pelatihan, guru diharapkan tidak berhenti pada keterampilan dasar menggunakan GeoGebra. Peserta didorong mengembangkan media sesuai materi yang diampu dan mengintegrasikannya dalam perencanaan pembelajaran.

Modul panduan yang disiapkan tim pengabdian menjadi referensi awal bagi guru untuk mengembangkan praktik penggunaan GeoGebra secara mandiri.

Departemen Matematika UB melalui kegiatan tersebut menegaskan komitmennya mendukung transformasi pembelajaran matematika berbasis teknologi.

Sinergi dengan MAN Kota Batu diharapkan dapat berlanjut melalui pendampingan, pengembangan bahan ajar interaktif, serta pertukaran praktik baik.

Dengan langkah tersebut, pembelajaran matematika diharapkan semakin relevan, inklusif, interaktif, dan bermakna bagi siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *