Indonesiandaily.com — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Malang memanfaatkan momentum pasca-Idulfitri sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus membahas agenda strategis organisasi ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, HIPMI Kabupaten Malang turut menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini, yang menyampaikan pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 bagi dunia usaha.
Sensus ini merupakan upaya nasional untuk memotret kondisi riil pelaku usaha di Indonesia, termasuk UMKM dan pengusaha muda di daerah. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.
Ketua HIPMI Kabupaten Malang, Qintharra Ulya Yassifa menyampaikan bahwa momentum pasca-Idulfitri tidak hanya dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung program strategis nasional.
“Partisipasi aktif pelaku usaha dalam Sensus Ekonomi 2026 menjadi hal yang penting. Data yang akurat akan mendorong lahirnya kebijakan yang lebih relevan dan berpihak pada kebutuhan dunia usaha” ujarnya.
Lebih lanjut, HIPMI Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya dalam mendorong sektor ketahanan pangan.
“HIPMI Kabupaten Malang berkomitmen untuk menjadi mitra aktif Pemerintah Kabupaten Malang dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah. Dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah menjadi dorongan penting bagi kami untuk menghadirkan program-program yang menyentuh sektor pertanian, perkebunan, hingga agroindustri” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi tersebut akan diwujudkan melalui berbagai inisiatif, termasuk kegiatan diskusi, talkshow, serta program pemberdayaan yang melibatkan pelaku usaha muda di sektor pangan.
“Dengan potensi sumber daya alam dan generasi muda yang dimiliki Kabupaten Malang, kami optimistis kolaborasi ini dapat mendorong terciptanya ekosistem usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan. Ketahanan pangan bukan hanya soal kebutuhan hari ini, tetapi juga tentang kedaulatan ekonomi daerah di masa depan” tutupnya.
Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bagi anggota HIPMI Kabupaten Malang dalam merumuskan berbagai program kerja ke depan guna memperkuat kolaborasi dan mendorong pertumbuhan usaha di daerah.
HIPMI Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung penguatan ekosistem bisnis, baik melalui kolaborasi internal maupun dukungan terhadap program-program strategis daerah dan nasional.
