Indonesiandaily.com – Program Kandidat Magister Mengajar (KMM) Universitas Islam Malang (UNISMA) berupaya membangun pembelajaran kontekstual. Ikhtiar ini untuk menghadapi pembelajaran berbasis Deep Learning. Salah satunya melalui Aplikasi Canva dan Google Form.
Menurut Koordinator KMM UNISMA Rina Oktaviani SPd, bahwa melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan mahasiswa KMM ini. Guru dan peserta didik dibekali kemampuan untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna. Terutama yang bersifat kolaboratif, dan kontekstual, sejalan dengan tuntutan era deep learning.
Kegiatan ini dilaksanakan di sekolah mitra dan difokuskan pada pemanfaatan dua platform digital populer, yaitu Aplikasi Canva dan Google Form. Dua sistem penerapan ini sebagai alat bantu untuk menciptakan pengalaman belajar yang kreatif, interaktif, serta berorientasi pada pemecahan masalah.
Rina menegaskan bahwa pembelajaran berbasis deep learning tidak dapat dicapai hanya dengan penyampaian materi. Tetapi membutuhkan pengalaman belajar yang menuntut siswa untuk berpikir kritis, berkolaborasi, dan menghasilkan karya nyata.
“Melalui Canva, siswa belajar mengolah informasi menjadi produk kreatif, sedangkan Google Form membantu guru melakukan asesmen cepat, akurat, dan berbasis data,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KMM memfasilitasi pelatihan pembuatan infografis, poster, laporan digital, hingga materi pembelajaran visual melalui Canva. Siswa dan guru juga dibimbing untuk membuat kuis, asesmen diagnostik, dan survei refleksi pembelajaran menggunakan Google Form.
Kepala sekolah dan para guru menyambut baik kegiatan ini. Menurut mereka, penggunaan teknologi digital yang tepat dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih relevan dan menarik.
“Siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan termotivasi. Mereka tidak hanya memahami materi. Tapi juga mampu menerapkannya dalam bentuk karya dan analisis,” ungkap salah satu guru peserta, Inda Malinda SPd.
Mahasiswa KMM juga melaporkan bahwa kegiatan ini memperkuat budaya kolaborasi antara guru, siswa, dan mahasiswa. Sekaligus memberikan pengalaman langsung bagi guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran abad ke-21.
Dengan terselenggaranya program ini, KMM UNISMA berharap dapat menjadi contoh baik bagi satuan pendidikan dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis deep learning. Sehingga proses belajar tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada proses berpikir mendalam dan keterampilan masa depan.
Program ini menegaskan peran UNISMA dalam mendukung transformasi pendidikan nasional melalui inovasi digital, kolaborasi, dan praktik pembelajaran bermakna yang berdampak nyata bagi sekolah mitra.
