Diminati Hingga Luar Negeri, Magister Pendidikan Agama Islam UNISMA Malang Peminatannya Tinggi

Diminati Hingga Luar Negeri, Magister Pendidikan Agama Islam UNISMA Malang Peminatannya Tinggi

Indonesiandaily.com – Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Islam Malang (UNISMA) Malang peminatannya tak hanya di kawasan lokal maupun nasional. Namun diminati hingga luar negeri. Tahun lalu terdapat mahasiswa asal Mesir dan Taiwan, sedangkan tahun ini ada mahasiswa yang dari Singapur.

Menurut Kepala Prodi MPAI UNISMA Malang Dr. Dian Mohammad Hakim, M.Pd.I, jurusan yang dipimpinnya ini Alhamdulillah peminatannya tinggi. Terbukti setiap angkatan pihaknya mendapat mahasiswa hingga 50 sampai 60 orang. Kuota Prodi ini sendiri sejumlah 60 mahasiswa. Hingga antara daya tampung dan peminatan dirasa cukup tinggi.

“Hal ini ditopang dengan minat untuk menimba ilmu agama Islam di Prodi ini tinggi,” ungkap Hakim, Rabu (08/04).

 

Diminati Hingga Luar Negeri

Prodi ini sendiri diminati mahasiswa asing lantaran getol menjalin kerjasama luar negeri, terutama dengan kampus-kampus di Malaysia, Taiwan, Thailand, Brunai Darusalam dan Mesir.

Greeting Lebaran Rddy Wahyono

Kerjasama juga merambah ke lintas benua, seperti Australia dan Eropa.

Peminatan tinggi ini lantaran model Islam di Indonesia berbeda dengan karakter di negara lain. Corak Islam di negara ini dainggap menarik. Dengan ciri khas yang mengedepankan toleransi yang tinggi, moderat dan keramahan mengundang muslim negara lain untuk mempelajari Islam di Indonesia.

”Meski sama-sama Sunni, tapi di Indonesia Sunninya tidak keras dan jauh dari radikal. Ini yang menggelitik sarjana-sarjana Muslim dari luar untuk mempelajari Islam di negara kita ini,” ujar Hakim.

Para mahasiswa asing tersebut selain ingin menambah wawasan Keislaman juga merasa ada Insight baru ketika mempelajari Islam di Indonesia. Hal ini khususnya di kampus-kampus yang beraliran Ahli Sunnah Wal Jama’ah, yang menurut mereka Islamnya begitu damai. Mereka menganggap Islam di Indonesia dapat berdampingan dengan aliran maupun agama lain.

 

Profil Lulusan Prodi Ini

Lain pada itu, lulusan Magister ini memiliki tiga profil, yakni sebagai peneliti madya, pendidk madya dan manager di lembaga pendidikan Islam. Rata-rata lulusan MPAI menjadi dosen, ilmuwan, serta menjadi manager di Pondok Pesantren maupun sekolah Islam.

”Di sini banyak Kyai dan Gus dari berbagai Pondok Pesantren, hingga Ketika sudah lulus, ya kembali mengembangkan ke Pondoknya masing-masing,” tukas Hakim.

Termasuk pula lulusan Magister ini dapat bekerja dan meniti karier menjadi ASN di Kementrian Agama. Bahkan ada yang menjadi anggota DPR RI. Kaprodi MPAI ini mengakui, bahwa 90% lulusan “in line” dengan dunia kerja mereka.

Kaprodi ini menargetkan tahun depan penerimaan mahasiswa S2nya dapat mencapai 70 hingga 100 orang. Ia meyakini kebutuhan pasar lulusan MPAI sangat tinggi. Lantaran lapangan pekerjaan yang luas dan tuntutan SDM yang terus ditingkatkan, yang tak berhenti di S1 saja.

“Pasalnya di eselon tertentu membutuhkan SDM yang memenuhi kriteria pendidikan lulusan S2,” ujar Hakim.

 

Distingsi MPAI dan HKI UNISMA Malang

Distingsi dari Prodi MPAI UNISMA sendiri memiliki kekhasan pada sikap yang multi kultural, yang dapat menampilkan wajah Islam yang Insklusif, toleran, moderat. Dalam bahasa agamanya Tawazun, Tasamuh dan I’tidal yang artinya berimbang, toleran dan tegak lurus adil.

Sedangkan di Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) Pascasarjana UNISMA Malang keunggulanya, mengedepankan mediasi non litigasi. Dimana menyelesaikan konflik rumah tangga yang berpotensi perceraian dengan mediasi, menghindari proses peradilan. Diantaranya dengan menekankan pada mediasi-medasi yang bersifat kekeluargaan.

Dengan fasilitas Hybird Learning yang telah mendapat ijin dari Kementrian Pendidikan Tinggi yang perkuliahan dapat dilaksanakan Online maupun Offline. Dengan mendapat bantuan berupa kelas virtual dengan demikian, pembelajaran Online, serasa di dalam kelas.

“Dengan begitu mahasiswa S2 Prodi ini yang telah bekerja maupun yang domisilinya terkendala jarak, mereka dapat mengikuti kuliah dengan baik,” tandas Hakim.

 

Prodi yang Dapat Menjawab Hausnya Ilmu Agama

Ia mengakui lulusan Prodi ini sangat diminati terutama di negera yang Islam sebagai minoritas. Menurutnya, warga muslim terutama di Taiwan, banyak imigran pemeluk agama Islam yang begitu haus akan ilmu agama.

Termasuk penduduk Taiwan yang merasa tidak punya pegangan agama juga merasa membutuhkan pencerahan akan agama Islam, hingga banyak orang Taiwan yang mualaf.

“Saya saja yang di Taiwan cuma tiga minggu, Alhamdulillah sudah bisa mengislamkan satu orang,” pungkas Hakim.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *