Indonesiandaily.com- Komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma kembali diwujudkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional yang diinisiasi dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia, Malaysia, pada 25 Januari 2025.
Program pengabdian ini dipimpin oleh Mahayu Woro Lestari, dosen Fakultas Pertanian UNISMA, yang berkolaborasi dengan sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan tersebut menyasar tenaga migran yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Istimewa Muslimat Nahdlatul Ulama Malaysia.
Kegiatan pengabdian lintas negara ini berada di bawah koordinasi Usep Suhud, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta, yang memimpin tim pengabdian multidisiplin.
Pimpinan Sanggar Bimbingan Sungai Mulia, Mimin Mintarsih, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para akademisi Indonesia yang memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kepada para pekerja migran.
“Kegiatan ini memberikan wawasan baru sekaligus membuka peluang usaha produktif bagi tenaga migran Indonesia di Malaysia. Kami berharap melalui program ini para pekerja migran memiliki kesiapan mental, keterampilan, serta perencanaan usaha yang matang sehingga dapat menjadi pelaku ekonomi yang produktif dan berdaya saing,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Woro menyampaikan materi mengenai teknik budidaya Microgreens, yakni sayuran muda yang memiliki kandungan gizi tinggi dan dapat dibudidayakan secara sederhana pada lahan terbatas.
Menurutnya, microgreens memiliki potensi besar sebagai sumber pangan sehat sekaligus peluang usaha rumah tangga karena proses budidayanya relatif mudah dan memiliki siklus panen yang cepat.
“Budidaya microgreens sangat cocok diterapkan oleh masyarakat perkotaan maupun komunitas perantau karena dapat dilakukan di ruang terbatas dengan modal relatif kecil, tetapi memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Kami berharap pengetahuan ini dapat menjadi bekal bagi kemandirian pangan sekaligus menambah pendapatan keluarga,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi yang melibatkan para peserta. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan dan ketertarikan peserta terhadap peluang usaha yang ditawarkan melalui budidaya tanaman tersebut.
Melalui program pengabdian internasional ini, UNISMA tidak hanya memperluas jaringan kerja sama global, tetapi juga menegaskan peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat lintas negara.
