Indonesiandaily.com – Kiprah Departemen Kimia Universitas Brawijaya (UB) di panggung riset internasional tak sekadar hadir sebagai peserta. Dalam The 8th International Conference on Chemistry and Material Sciences (IC2MS) 2026, dosen dan mahasiswa UB berhasil membawa pulang penghargaan sekaligus mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah IC2MS 2027.
Konferensi internasional yang berlangsung 15–16 September 2026 itu mempertemukan akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai institusi untuk berbagi hasil riset serta membuka peluang kolaborasi di bidang kimia dan ilmu material.
Dari Departemen Kimia UB, sebanyak 22 dosen dan mahasiswa tampil sebagai presenter. Mereka terdiri atas 10 dosen dan enam mahasiswa pada sesi presentasi lisan, serta dua dosen dan empat mahasiswa pada sesi poster.
Hasilnya cukup mencolok. Yuniar Ponco Prananto, Ph.D. dan Dr.rer.nat. Rachmat Triandi Tjahjanto meraih Best Oral Presenter, sementara mahasiswa Program Doktor Kimia UB, Izaz Aqeiluz Zahara, meraih Best Poster Presenter.
Ketua Departemen Kimia UB, Anna Safitri, Ph.D., menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa hasil riset sivitas akademika UB mampu bersaing dalam forum ilmiah internasional.
“IC2MS menjadi ruang untuk memperkuat budaya riset, visibilitas akademik, dan peluang kolaborasi internasional,” kata Anna.
IC2MS 2026 sendiri merupakan hasil kolaborasi empat perguruan tinggi, yakni UB, Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Jember (UNEJ), dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.
Bagi UB, kolaborasi tersebut kini memasuki tahap baru. Departemen Kimia UB akan menjadi tuan rumah IC2MS 2027, membuka peluang lebih besar untuk mempertemukan peneliti, dosen, dan mahasiswa dari berbagai negara di Malang.
Anna berharap keberlanjutan konferensi tersebut tidak berhenti pada pertukaran hasil penelitian, tetapi berkembang menjadi proyek riset bersama dan jejaring akademik jangka panjang.
“IC2MS bukan hanya forum presentasi, tetapi ruang untuk membangun koneksi dan menginisiasi kolaborasi baru,” ujarnya.
Dengan capaian presenter terbaik sekaligus kepercayaan menjadi tuan rumah, Departemen Kimia UB kini memiliki momentum untuk memperkuat posisi dalam jejaring riset kimia dan material di tingkat internasional.



