Indonesiandaily.com – Universitas Widya Gama (UWG) Malang mencatat peningkatan jumlah mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027. Kampus menargetkan sekitar 1.200 mahasiswa baru, namun angka tersebut berpeluang terlampaui karena proses pendaftaran masih berlangsung.
Peningkatan itu menjadi sinyal positif bagi UWG Malang. Selain masih didominasi mahasiswa dari Jawa Timur, calon mahasiswa tahun ini juga berasal dari berbagai daerah di luar Jawa hingga mancanegara.
“Target kita kurang lebih 1.200. Ini sudah mengarah ke sana, bahkan ada kemungkinan bisa melampaui karena pendaftaran masih berjalan,” kata Rektor UWG Malang, Dr. Anwar, SH., M.Hum., saat membuka PKKMB 2026.
Sebaran mahasiswa baru tidak hanya berasal dari Jawa Timur. Sejumlah mahasiswa tercatat berasal dari Jawa Barat, Jakarta, Sulawesi, Kalimantan dan sejumlah daerah lainnya.
Menurut Anwar, perkembangan tersebut menunjukkan UWG Malang mulai semakin dikenal dan dipercaya calon mahasiswa dari berbagai wilayah.
Dari sisi program studi, minat mahasiswa baru cukup beragam. Bidang ekonomi, teknik, hukum dan sejumlah program studi lainnya menjadi bagian dari pilihan calon mahasiswa yang bergabung dengan UWG Malang.
PKKMB Tekankan Mahasiswa Unggul dan Berkarakter
Bertambahnya jumlah mahasiswa baru tersebut menjadi bagian dari dinamika UWG Malang dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter kuat.
Melalui PKKMB 2026, UWG Malang mengangkat tema membangun mahasiswa yang unggul, beradab, adaptif dan berdampak dalam rangka menuju Generasi Emas 2045.
Anwar mengatakan mahasiswa tidak cukup hanya memiliki prestasi akademik dan nonakademik. Mereka juga membutuhkan integritas, kejujuran, tanggung jawab, toleransi dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Mahasiswa tidak cukup hanya unggul secara akademik dan nonakademik. Mereka juga harus memiliki adab, integritas, kejujuran, amanah, toleransi dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.
PKKMB sekaligus menjadi fase transisi dari kehidupan sekolah menuju perguruan tinggi. Mahasiswa baru dikenalkan dengan budaya akademik, kemandirian, sistem perkuliahan, administrasi hingga berbagai fasilitas yang tersedia di kampus.
Empat Hari Tanpa Perpeloncoan
PKKMB 2026 UWG Malang berlangsung selama empat hari, terdiri atas tiga hari kegiatan tingkat universitas dan satu hari di tingkat fakultas.
Kampus memastikan kegiatan tersebut tidak menjadi ruang untuk praktik perpeloncoan. Sebaliknya, seluruh rangkaian diarahkan pada pengenalan lingkungan kampus, pembentukan karakter dan kesiapan mahasiswa menjalani kehidupan akademik.
“Kita tidak boleh melakukan perpeloncoan. Yang kita kembangkan adalah bagaimana mereka memiliki karakter baik dan adaptif dengan lingkungan kampus,” tegas Anwar.
Penguatan karakter juga tidak berhenti setelah PKKMB selesai. UWG Malang mendorong pembinaan mahasiswa dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan kemahasiswaan maupun proses pembelajaran.
Dosen juga diharapkan menyisipkan nilai-nilai karakter dalam proses perkuliahan. Dengan begitu, lulusan UWG Malang diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga integritas dan kemampuan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi UWG Malang, peningkatan jumlah mahasiswa baru sekaligus menjadi tantangan untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Mahasiswa yang datang dari berbagai daerah diharapkan tumbuh menjadi lulusan yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan memberikan dampak positif di lingkungan masing-masing.



