Indonesiandaily.com – Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa yang ingin terjun ke dunia kewirausahaan. Tak hanya memberikan pembekalan akademik, kampus juga menyiapkan dukungan modal untuk mengembangkan ide bisnis mahasiswa.
Direktur POLINEMA Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., mengatakan, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi.
Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memiliki kompetensi dan mencari pekerjaan setelah lulus. Mereka juga didorong berani membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja.
Salah satu bentuk dukungan diberikan melalui program pembinaan kewirausahaan. POLINEMA secara keseluruhan mengalokasikan dana sekitar Rp600 juta untuk mendukung mahasiswa yang memiliki ide bisnis dan dinilai layak dikembangkan.
“Mahasiswa yang sudah punya ide bisnis bisa mengajukan proposal. Tim inkubator bisnis akan menilai kelayakan proposal tersebut,” ujarnya usai mewisudah, Sabtu (29/8/2026).
Jika proposal dinyatakan layak, mahasiswa mendapatkan dukungan modal awal. Besarannya disesuaikan dengan kebutuhan usaha dan kemampuan kampus.
Nilai dana pembinaan bervariasi. Mahasiswa dapat memperoleh dukungan sekitar Rp10 juta, Rp15 juta hingga Rp25 juta per proposal.
Dana tersebut bukan sekadar bantuan finansial. Mahasiswa diarahkan menggunakan dukungan tersebut sebagai modal awal untuk belajar menjalankan usaha secara langsung.
“Jika layak, kampus akan memberikan modal awal sesuai kemampuan kampus dan proposal yang diajukan,” jelasnya.
Wajib Dibekali Kewirausahaan
Komitmen POLINEMA terhadap kewirausahaan juga masuk ke dalam proses pembelajaran.
Setiap program studi mewajibkan mata kuliah pembinaan perusahaan minimal dua SKS. Kebijakan ini diharapkan memberikan dasar pengetahuan bisnis kepada mahasiswa, termasuk mereka yang sejak awal belum memiliki pengalaman berwirausaha.
Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa juga mendapatkan ruang praktik melalui berbagai kegiatan kewirausahaan.
Mahasiswa baru diarahkan bergabung dengan unit kegiatan mahasiswa (UKM), termasuk UKM Usaha Mahasiswa (USMA).
Melalui wadah tersebut, mahasiswa mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan kemampuan berusaha. Mereka dapat belajar mengenali peluang, menyusun gagasan bisnis hingga mengembangkan produk.
POLINEMA juga menjalankan Program Mahasiswa Perusahaan di bawah koordinasi Pembinaan Karier dan Pembinaan Perusahaan.
Program tersebut menjadi salah satu pintu bagi mahasiswa untuk membawa ide bisnis mereka ke tahap pengembangan.
Ide Bisnis Mahasiswa Diuji di Pasar
POLINEMA tidak berhenti pada pemberian modal dan pembinaan. Kampus juga menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.
Salah satunya melalui ekspo atau pameran kreativitas mahasiswa.
Kegiatan tersebut digelar secara rutin sedikitnya empat kali dalam setahun. Ekspo menjadi etalase bagi mahasiswa untuk memamerkan sekaligus menguji potensi pasar produk yang mereka hasilkan.
Sepanjang 2026, ekspo pertama telah digelar. Sementara ekspo kedua dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Produk mahasiswa yang dinilai layak jual bahkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan di lingkungan kampus.
Salah satu yang mendapat perhatian adalah produk merchandise karya mahasiswa. Produk tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan lingkungan kampus sebagai pasar awal bagi karya mahasiswa.
Kegiatan ekspo juga membuka peluang mahasiswa berinteraksi langsung dengan pelaku industri. POLINEMA melibatkan mitra industri dari dalam maupun luar negeri.
Salah satunya perusahaan asal China yang turut membuka stan dalam kegiatan ekspo.
Keterlibatan mitra tersebut memberikan kesempatan mahasiswa memperluas jejaring sekaligus melihat secara langsung bagaimana produk dan bisnis dikembangkan di dunia usaha.
Melalui kombinasi pembelajaran, pendampingan, akses permodalan dan ruang pemasaran, POLINEMA ingin membangun mental kewirausahaan sejak mahasiswa masih berada di bangku kuliah.
Targetnya bukan sekadar menghasilkan mahasiswa yang memiliki ide bisnis, tetapi mendorong lahirnya pengusaha muda yang mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Dengan dukungan penuh terhadap kewirausahaan, POLINEMA berharap lulusannya tidak hanya menjadi tenaga kerja yang kompeten, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” pungkasnya.
