Tim KALCER FIK UM Tingkatkan Kesehatan Mental dan Kognitif Lansia di Kota Malang Lewat Program Inovatif

Tim KALCER FIK UM Tingkatkan Kesehatan Mental dan Kognitif Lansia di Kota Malang Lewat Program Inovatif

Indonesiandaily.com – Upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia (lansia) terus dilakukan Universitas Negeri Malang (UM). Melalui Tim KALCER (Komunitas Awet Muda, Lincah, dan CERia) dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), UM menghadirkan program stimulasi kognitif dan relaksasi yang membantu lansia tetap aktif, sehat, dan bahagia.

Program yang berlangsung selama Juni hingga Juli 2026 di Bantaran Barat, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini merupakan implementasi nyata Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Ketua Tim KALCER, Nurnaningsih Herya Ulfah, S.KM., M.Kes., Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan dirancang untuk menjaga kemampuan berpikir, meningkatkan kesehatan fisik, sekaligus memperkuat hubungan sosial para lansia.

Pelaksanaan program melibatkan dosen dan mahasiswa FIK UM serta berkolaborasi dengan PKK Kelurahan Tulusrejo yang dipimpin Ariyati bersama jajaran pengurus dan anggota PKK sebagai peserta aktif.

Tim KALCER FIK UM Tingkatkan Kesehatan Mental dan Kognitif Lansia di Kota Malang Lewat Program Inovatif
FIK UM mengajak komunitas lansia untuk peregangan dan senam ringan.

Enam Aktivitas untuk Menjaga Daya Ingat Lansia

Tim KALCER menyusun enam aktivitas yang mudah diikuti sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan lansia.

Kegiatan tersebut meliputi Melukis Ceria, Stress Ball Time, meronce manik-manik, menyusun puzzle. Serta praktik self massage, hingga membuat gantungan kunci dari pipe cleaner yang dipadukan dengan wisata alam.

Setiap aktivitas dirancang untuk melatih konsentrasi, daya ingat, koordinasi mata dan tangan. Juga meningkatkan kelenturan otot, serta mengurangi stres dan rasa kesepian yang kerap dialami lansia.

“Dampaknya sangat nyata. Stres berkurang, tangan menjadi lebih lentur, dan yang paling penting, rasa sepi hilang karena mereka bisa berkumpul dan tertawa bersama,” ujar Ariyati, Ketua PKK Tulusrejo.

Tingkatkan Kesehatan Fisik dan Psikologis

Selain menjaga fungsi kognitif, kegiatan ini juga mendorong lansia agar tetap aktif bergerak dan memiliki ruang untuk bersosialisasi.

Suasana yang hangat dan penuh kebersamaan membuat peserta semakin percaya diri mengikuti setiap sesi. Tidak sedikit peserta yang mengaku lebih bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari setelah mengikuti program tersebut.

Tim KALCER juga memberikan edukasi mengenai teknik relaksasi sederhana yang dapat dipraktikkan secara mandiri di rumah sehingga manfaat kegiatan tetap berlanjut.

Tim KALCER FIK UM Tingkatkan Kesehatan Mental dan Kognitif Lansia di Kota Malang Lewat Program Inovatif
FIK UM mengajak Lansia untuk relaksasi di luar rungan.

Siapkan Program Berkelanjutan

Agar manfaat program tidak berhenti setelah kegiatan selesai, Tim KALCER menyiapkan strategi keberlanjutan. Yakni melalui pembentukan kelompok lansia mandiri di bawah koordinasi PKK.

Selain itu, kader kesehatan lansia akan diberikan pelatihan agar mampu memimpin kegiatan stimulasi secara rutin. Tim juga menyusun modul sederhana mengenai melukis, meronce, dan self massage yang dapat digunakan masyarakat secara mandiri.

Program ini selanjutnya akan diintegrasikan dengan Posyandu Lansia. Sehingga menjadi bagian dari kegiatan rutin masyarakat.

Kolaborasi antara Tim KALCER FIK UM dan PKK Tulusrejo menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan lansia.

Melalui semangat UM Berdampak, program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan lansia. Terutama yang dapat diterapkan di berbagai wilayah lain di Kota Malang maupun Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *