Universitas Muhammadiyah Malang Kembali  Dinobatkan sebagai Pojok Statistik Terbaik 3 Nasional

Universitas Muhammadiyah Malang Kembali  Dinobatkan sebagai Pojok Statistik Terbaik 3 Nasional

Indonesiandaily.com – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meraih prestasi nasional yang membanggakan yakni dinobatkan sebagai Pojok Statistik Terbaik 3 Nasional 2025. Penghargaan yang diberikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini menjadikan UMM, satu-satunya Perguruan Tinggi yang berhasil mempertahankan gelar selama tiga tahun berturut-turut.

Pojok Statistik UMM ini lahir dari kerja sama dengan BPS sejak 14 Desember 2022. Sejak itu, program ini menjadi pusat pembelajaran statistik yang menyediakan akses data. Juga pendampingan riset, dan pelatihan literasi data bagi seluruh mahasiswa.

Selain menjadi tempat konsultasi skripsi berbasis statistik, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mempelajari langsung cara menghasilkan, dan mempublikasikan data sesuai standar lembaga statistik nasional.

Menurut Kepala Prodi Ekonomi Pembangunan UMM, Hendra Kusuma SE MSE keberhasilan meraih predikat terbaik tiga tahun berturut-turut berawal dari konsistensi inovasi. Ditopang pula oleh produktivitas mahasiswa, dan pemanfaatan maksimal kerja sama dengan BPS.

Salah satu indikatornya adalah jumlah infografis berbasis data yang diproduksi mahasiswa UMM yang dinilai terbanyak di tingkat nasional. Selain itu, program joint research bersama BPS setiap tahun. Juga publikasi internasional di jurnal SINTA oleh mahasiswa juga menjadi faktor utama.

UMM juga dinilai unggul berkat kontribusinya dalam program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Tidak hanya aktif menjalankan program, Pojok Statistik UMM bahkan mengembangkan sistem informasi evaluasi kinerja pemerintah desa yang membantu  mengolah data untuk penyusunan kebijakan. Inovasi ini menjadi salah satu nilai tambah yang diapresiasi oleh BPS Pusat.

Penghargaan ini melalui proses penilaian yang berlangsung selama satu tahun kerja, mulai bulan Agustus hingga bulan Juli. Menurut Hendra, indikator penilaian yang dilakukan oleh BPS mulai dari fasilitas, produk, hingga edukasi. “Penilaian itu, pertama fasilitas yang kita sediakan, kedua produk yang dihasilkan seperti inovasi itu tadi, termasuk infografis, videografis, dan edukasi,” jelasnya.

Prestasi beruntun ini semakin mengukuhkan Pojok Statistik UMM sebagai model pengelolaan layanan statistik kampus yang efektif, inovatif, dan berkelanjutan. Kampus ini menargetkan program ini tidak hanya mempertahankan prestasi nasional. Tetapi juga menjadi pusat rujukan literasi data di tingkat yang lebih luas.

Hendra berharap prestasi ini semakin memperkuat posisi Pojok Statistik UMM sebagai fasilitas unggulan kampus. “Kita sudah membuktikan kualitas program ini secara nasional. Tinggal mahasiswa  memanfaatkannya untuk pengembangan kompetensi data,” ujarnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *