Indonesiandaily.com- Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA) menggelar kegiatan istighosah menjelang pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter (UKNPDPD) periode Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Musholla Asyifa lantai 2 gedung FK UNISMA dan diikuti oleh 23 mahasiswa calon peserta ujian.
Istighosah ini dihadiri Dekan FK UNISMA, para dosen, serta tenaga kependidikan sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual bagi mahasiswa yang akan mengikuti ujian nasional pada 28 Februari 2026.
Suasana khidmat menyelimuti kegiatan yang dipenuhi dengan lantunan doa dan dzikir bersama. Momentum tersebut menjadi ikhtiar batin untuk memohon kemudahan, kelancaran, serta keberkahan bagi para mahasiswa yang sedang menempuh tahap akhir pendidikan profesi dokter.
Kegiatan diawali dengan pembacaan istighosah dan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon pertolongan Allah SWT agar para peserta diberikan ketenangan, kesehatan, kecerdasan, serta hasil terbaik dalam menghadapi UKNPDPD.
Selain sebagai tradisi religius di lingkungan akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan mental dan spiritual bagi mahasiswa setelah melalui proses pendidikan profesi dokter yang panjang dan penuh tantangan.
Dekan FK UNISMA, dr. Rahma Triliana, M.Kes., Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh dari seluruh civitas akademika kepada para peserta ujian.
“Kami, para dosen dan karyawan, merelakan serta meridhai ilmu yang telah diberikan selama proses pendidikan. Semoga seluruh peserta dapat lulus 100 persen dan segera mengabdikan ilmunya untuk masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, FK UNISMA berharap para peserta UKNPDPD periode Februari 2026 dapat meraih hasil optimal serta siap menjalankan amanah sebagai dokter muslim yang profesional, beretika, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menegaskan komitmen FK UNISMA dalam mencetak dokter yang tidak hanya unggul secara akademik dan klinis, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat dalam menjalankan profesinya.
