Indonesiandaily.com – Pengalaman menjadi asisten praktikum dan terlibat dalam penelitian dosen menjadi bekal penting bagi Meta Widyawati untuk memasuki dunia kerja sebelum menyelesaikan kuliah. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan 2023 itu kini bekerja di Tambak Primadona Hijau milik JALA, Probolinggo.
Sejak September 2026, Meta menjalani pelatihan di bagian mikrobiologi sambil menyelesaikan tugas akhirnya. Kesempatan tersebut menjadi bukti bahwa pengalaman akademik yang disertai keterampilan praktis dapat membuka jalan menuju dunia profesional.
“Materi kuliah sangat berkaitan dengan dunia kerja yang saya tekuni saat ini. Ketika kuliah, kami sudah mengikuti berbagai praktikum,” ungkap Meta.
Menurutnya, pengalaman praktikum membuat proses adaptasi di lingkungan kerja menjadi lebih mudah. Ia tidak sepenuhnya asing dengan pekerjaan yang dihadapi karena telah memperoleh bekal pengetahuan dan pengalaman selama kuliah.
Pengalaman Asisten Praktikum Jadi Modal
Salah satu pengalaman yang turut membentuk kesiapan Meta adalah keterlibatannya sebagai asisten praktikum. Peran tersebut memberinya kesempatan untuk memperdalam pemahaman materi sekaligus mengembangkan keterampilan yang relevan dengan bidang studinya.
Pengalaman itu diperkuat melalui partisipasinya dalam penelitian dosen. Meta bahkan dipercaya menjadi koordinator penelitian, tanggung jawab yang memberinya kesempatan untuk belajar mengelola kegiatan penelitian dan bekerja secara kolaboratif.
Di luar kegiatan akademik, ia juga aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian. Berbagai pengalaman tersebut membantu Meta mengembangkan kemampuan diri, memperluas relasi, dan membangun kepercayaan diri untuk mengambil peluang karier.
Pembelajaran Terhubung dengan Kebutuhan Industri
Kesiapan Meta juga didukung program Center of Excellence (CoE) Kelas Profesional Udang UMM. Program ini memadukan pendalaman materi, praktikum, serta pembelajaran bersama dosen praktisi dari perusahaan mitra.
Melalui skema tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga memperoleh gambaran penerapan ilmu dalam lingkungan industri. Pendekatan ini membantu mahasiswa mengenali kebutuhan dunia kerja sejak masih menempuh pendidikan.
Peluang Meta bekerja di JALA bermula dari informasi lowongan yang diperolehnya melalui dosen dan teman-teman. Hubungan kerja sama antara perusahaan dan program studi turut membuka akses bagi mahasiswa untuk mengikuti proses rekrutmen.
Setelah menjalani wawancara, Meta dinyatakan diterima. Ia kemudian mulai bekerja pada September 2026, meski masih harus menuntaskan pendidikan sarjananya.
Bekerja Sambil Menuntaskan Skripsi
Menjalani pekerjaan sekaligus menyelesaikan skripsi menjadi tantangan tersendiri. Namun, pengalaman Meta dalam penelitian dosen sebelumnya cukup membantu karena data yang dibutuhkan untuk tugas akhirnya telah tersedia.
Dengan kondisi tersebut, ia dapat berfokus pada pengolahan data dan penyelesaian skripsi di sela aktivitas kerja. Pengalaman penelitian yang semula menjadi bagian dari kegiatan akademik pun memberikan manfaat nyata ketika ia mulai memasuki dunia profesional.
Meta menilai mahasiswa perlu aktif memanfaatkan kesempatan selama kuliah, baik melalui praktikum, penelitian, organisasi, maupun kegiatan lain yang mendukung pengembangan kompetensi.
“Kalau ada kesempatan, jangan ragu untuk mengambilnya. Kalau kita tidak berani melangkah, kita akan terus berada di tempat yang sama,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan dukungan orang-orang di sekitar sebagai bagian dari proses pengembangan diri.
“Kalau sudah ada jalan dan ada orang-orang yang mendukung, jalani saja. Terus maju dan jangan takut salah,” pungkasnya.



