ICGT 16 dan Expo Teknologi Hijau, Buka Peluang Mahasiswa UIN Malang Kembangkan Inovasi

ICGT 16 dan Expo Teknologi Hijau, Buka Peluang Mahasiswa UIN Maliki Kembangkan Inovasi

Indonesiandaily.com – Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapat ruang untuk mengembangkan gagasan riset, inovasi teknologi ramah lingkungan, hingga kewirausahaan melalui The 16th International Conference on Green Technology (ICGT 16) dan Green Technology Expo 2026.

Kegiatan bertema “Empowering Environmental and Renewable Technology Development” ini mempertemukan gagasan akademik dan inovasi teknologi untuk menjawab tantangan lingkungan serta mendorong pengembangan energi terbarukan.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Maliki Malang, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., membuka secara resmi rangkaian konferensi internasional dan pameran teknologi hijau tersebut.

Mahasiswa Bisa Mengembangkan Gagasan Riset

ICGT 16 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan tentang perkembangan teknologi lingkungan dan energi terbarukan. Forum akademik ini juga membuka peluang pertukaran pengetahuan serta kolaborasi dalam mengembangkan solusi atas berbagai persoalan lingkungan.

Melalui konferensi dan pameran, mahasiswa berkesempatan mengenal perkembangan inovasi teknologi hijau sekaligus melihat bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterapkan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.

Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan riset yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memiliki manfaat praktis bagi masyarakat.

Inkubator Bisnis Saintek Dorong Wirausaha Muda

Selain konferensi dan pameran, kegiatan ini ditandai dengan Grand Launching Inkubator Bisnis Saintek. Fasilitas ini disiapkan sebagai wadah pengembangan kewirausahaan berbasis sains dan teknologi, terutama bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan ide inovatif menjadi produk atau usaha.

Kehadiran inkubator membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan, menguji potensi produk, dan mengarahkan hasil riset agar dapat diterapkan lebih luas.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya didorong menguasai aspek keilmuan dan teknis, tetapi juga membangun kompetensi kewirausahaan. Kemampuan tersebut penting agar inovasi yang dihasilkan memiliki peluang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menciptakan nilai ekonomi.

Hubungkan Riset dengan Kebutuhan Masyarakat

Integrasi konferensi internasional, pameran teknologi hijau, dan Inkubator Bisnis Saintek memperkuat ruang pengembangan mahasiswa di bidang penelitian, inovasi, dan kewirausahaan.

Hasil pembelajaran dan penelitian di perguruan tinggi berpeluang dikembangkan menjadi solusi yang lebih aplikatif melalui pengujian gagasan, pengembangan produk, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Bagi mahasiswa FST UIN Maliki Malang, rangkaian kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas perspektif, membangun jejaring akademik, dan mengenali peluang pengembangan teknologi ramah lingkungan.

Melalui ICGT 16 dan Green Technology Expo 2026, pengembangan kompetensi mahasiswa diarahkan tidak hanya pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga kemampuan menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan keberlanjutan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *