Farmasi FKIK UIN Malang Hadirkan Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kucur

Farmasi FKIK UIN Malang Hadirkan Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kucur

Indonesiandaily.com – Mahasiswa Farmasi FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang) membawa pengetahuan kefarmasian lebih dekat kepada masyarakat Desa Kucur. Melalui kegiatan World Pharmacist Day (WPD) 2026, mereka memberikan edukasi kesehatan hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.

Kegiatan yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Farmasi Habbatussauda’ FKIK UIN Malang tersebut mengusung tema Health Education and Responsible Outreach. Program ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa sekaligus momentum memperingati Hari Farmasi Sedunia.

Di SDN Kucur 1, mahasiswa bersama volunteer dari sejumlah perguruan tinggi di Malang memberikan edukasi kesehatan kepada siswa dan guru. Materi yang diberikan antara lain penanganan mimisan dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

Agar mudah diterima anak-anak, edukasi dikemas melalui permainan. Siswa kelas 1–3 mengikuti Games Detektif Lompat, sedangkan siswa kelas 4–6 bermain Flashcard Games.

Sementara bagi para guru, dosen Program Studi Sarjana Farmasi FKIK UIN Malang menggelar diskusi mengenai farmasi halal. Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperkenalkan aspek kefarmasian yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Warga Bisa Mengecek Kondisi Kesehatan

Manfaat kegiatan berlanjut di Dusun Klaseman melalui pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Warga dapat memeriksa tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Hasil pemeriksaan tidak berhenti pada angka. Tim Farmasi FKIK UIN Malang juga memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) agar warga memahami kondisi kesehatannya serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan untuk menjaganya.

Warga juga memperoleh paspor kesehatan yang dapat dimanfaatkan untuk mencatat dan memantau kondisi kesehatan secara berkala.

Salah seorang warga Desa Kucur menilai pemeriksaan tersebut membantu masyarakat karena warga tidak hanya mendapatkan layanan gratis, tetapi juga memperoleh penjelasan mengenai hasil pemeriksaan dan saran kesehatan yang dapat diterapkan sehari-hari.

Mahasiswa Belajar Hadir untuk Masyarakat

WPD 2026 melibatkan kolaborasi dengan ISMAFARSI serta volunteer dari UMM, UNISMA, dan Ma Chung. Kegiatan ini juga mendapat dukungan PD IAI Jawa Timur, PC IAI Malang, serta perwakilan IYPG.

Bagi Farmasi FKIK UIN Malang, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus dalam situasi nyata.

Kehadiran mereka di Kucur menunjukkan bahwa pengetahuan farmasi tidak hanya berkutat pada obat, tetapi juga dapat diwujudkan melalui edukasi, pencegahan, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan masyarakat.

Melalui WPD 2026, semangat Health Education and Responsible Outreach diterjemahkan dalam tindakan sederhana: hadir, memeriksa, menjelaskan, dan membantu masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *