Indonesiandaily.com – Wakil Rektor (WR) 4 UIN Malang Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, M.A., memberikan apresiasi penuh kepada kiprah kinerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) kampus ini. Ia menegaskan bahwa kekuatan DWP terletak pada soliditas dan kerja tim, bukan pada kerja personal.
“Dukungan para sesepuh kepada pengurus DWP adalah energi luar biasa. Dalam organisasi ini, kerja tim adalah kunci. Kita tidak bisa mengandalkan kerja personal,” tegasnya
Hal tersebut Prof Hamid sampaikan di hadapan jajaran pengurus dan anggota DWP yang hadir di acara peringatan Nuzulul Qur’an UIN Malang.
Selanjutnya ia juga menyampaikan mengenai besarnya potensi yang dimiliki DWP. Beragamnya profesi dan latar belakang anggota organisasi ini, mulai dari para ustadzah, hafidzah, Ibu Nyai, hingga profesional seperti dokter dan psikolog.
Menurutnya, DWP adalah “paket komplit” yang jika dikelola dengan sinergi dan visi bersama, mampu memberikan dampak strategis bagi pengembangan lembaga. Dimana peran DWP memang sering sunyi, tetapi dampaknya luar biasa bagi kampus.
“Ibu-ibu adalah kekuatan besar, yakni istri ASN dan ASN perempuan yang menopang produktivitas dan kinerja para bapak-bapak yang mengabdi di UIN Maliki Malang,” ujarnya.
Dalam konteks tema Nuzulul Al-Qur’an, Prof Hamid mengajak seluruh hadirin merenungkan makna “hati” bukan sekadar organ biologis. Melainkan kalbu, yang merupakan pusat nilai dan kesadaran spiritual. Ia juga menekankan bahwa kegiatan spiritual seperti khotmil qur’an, shalawatan, dan istighotsah bukan sekadar seremoni. Melainkan ikhtiar mengetuk pintu-pintu langit agar dianugerahi hati yang jernih dan bersih.
“Hati yang bersih akan melahirkan kebersamaan. Dan dengan kebersamaan, setiap hambatan dapat kita selesaikan,” ungkapnya.
Wakil Rektor 4 ini juga mengingatkan bahwa era kini adalah era transparansi, di mana segala hal terbuka dan dapat diakses publik. Maka, DWP diharapkan terus berkontribusi secara nyata dalam membangun budaya organisasi yang akuntabel, inklusif, dan berdampak.
“Pesan Rektor jelas: DWP harus mampu menciptakan legacy—program-program yang sulit dilupakan karena manfaat dan dampaknya nyata,” tambahnya.
Seraya menyampaikan salam dan apresiasi dari Rektor atas kegiatan yang mencerminkan keguyuban, kebersamaan, dan semangat berbagi.
Sementara itu, Ketua DWP UIN Maliki Malang, Layyinah Basri, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh seluruh pengurus dan anggota. Ia juga menyambut hangat anggota DWP yang baru bergabung, menyebut kehadiran mereka sebagai energi dan semangat baru bagi organisasi.
“Tanpa kebersamaan dan keikhlasan ibu-ibu semua, kegiatan ini tidak mungkin terselenggara dengan baik. Semoga kebersamaan ini menjadi ladang amal dan ruang bertumbuh bersama,” tuturnya.
Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini diselenggarakan pada 15 Ramadhan 1447 Hijriah. Yakni di pertengahan bulan suci yang diyakini sebagai momentum terbaik memperkuat ikatan ruhani, kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan.
Acara ini menjelma menjadi panggung sinergi spiritual antara keluarga besar kampus dan lingkungan Ma’had. Sekaligus mengukuhkan peran DWP sebagai motor penggerak nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan keluarga dan sosial.
Dengan semangat Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan, DWP UIN Maliki Malang menegaskan satu pesan kuat: ketika hati terarah, keberkahan akan mengalir, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi dan masyarakat luas.
