Mahasiswa BSA UIN Maliki Perdalam Metodologi Penelitian untuk Persiapan Skripsi.

Mahasiswa BSA UIN Malang Perdalam Metodologi Penelitian untuk Persiapan Skripsi.

Indonesiandaily.com – Mahasiswa semester tujuh Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, memperdalam metodologi penelitian sebagai persiapan menyusun skripsi melalui kegiatan Mukhayyam al-Bahts al-Ilmy 2026, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Fakultas Humaniora tersebut menghadirkan Dr. Nur Ila Ifawati, M.Pd., dosen BSA, untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang pemilihan metode, pengumpulan data, hingga teknik analisis yang sesuai dengan persoalan penelitian.

Penguasaan metodologi menjadi bekal penting agar mahasiswa mampu menyusun skripsi secara sistematis, menggunakan bukti yang relevan, dan menghasilkan kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Memilih Metode Sesuai Fokus SkripsiĀ 

Dalam pemaparannya, Dr. Nur Ila menjelaskan tiga pendekatan utama penelitian, yakni kualitatif, kuantitatif, dan metode campuran (mixed methods). Ketiganya memiliki karakteristik berbeda dan perlu dipilih berdasarkan tujuan serta rumusan masalah penelitian.

Pendekatan kualitatif dapat digunakan untuk mengkaji makna, simbol, wacana, dialek, serta unsur pembangun karya sastra. Sementara itu, pendekatan kuantitatif memanfaatkan data numerik dan analisis statistik untuk mengukur pola atau menguji hipotesis.

Adapun metode campuran menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam satu penelitian. Mahasiswa, misalnya, dapat menghitung frekuensi penggunaan kata dalam sebuah teks, kemudian menganalisis makna serta konteks budaya yang melatarbelakanginya.

Pemahaman tersebut membantu mahasiswa menentukan metode secara tepat, bukan sekadar mengikuti penelitian terdahulu. Dengan begitu, metode yang digunakan dapat menjawab persoalan yang menjadi fokus skripsi.

Memahami Data dan Teknik PengumpulanĀ 

Selain pendekatan penelitian, mahasiswa mempelajari perbedaan data dan sumber data. Data merupakan informasi yang dianalisis, seperti kata, kalimat, kutipan novel, atau rekaman tuturan. Sementara itu, sumber data adalah objek atau pihak yang menyediakan informasi tersebut.

Dalam penelitian sastra, misalnya, kutipan dialog dalam novel dapat menjadi data, sedangkan novel yang dikaji merupakan sumber data. Pembedaan ini membantu mahasiswa menentukan bahan penelitian secara jelas sejak tahap perencanaan.

Materi juga membahas sumber primer dan sekunder. Sumber primer menyediakan bahan utama penelitian, seperti novel, puisi, rekaman percakapan, atau tuturan informan. Sementara itu, sumber sekunder meliputi buku teori, artikel jurnal ilmiah, kritik sastra, dan hasil penelitian terdahulu.

Untuk memperoleh data, mahasiswa dapat menggunakan studi pustaka, teknik simak-catat, observasi, wawancara, perekaman, dan dokumentasi. Pemilihan teknik disesuaikan dengan karakter objek yang diteliti, baik berupa teks tertulis maupun fenomena kebahasaan di masyarakat.

Memastikan Skripsi Berbasis BuktiĀ 

Aspek lain yang dibahas adalah pemeriksaan keabsahan data. Mahasiswa diperkenalkan pada teknik peningkatan ketekunan, pengamatan yang diperluas, dan triangulasi untuk membantu memeriksa kredibilitas temuan sesuai dengan rancangan penelitian.

Pemahaman ini penting agar hasil skripsi tidak hanya bertumpu pada pendapat pribadi. Setiap analisis perlu didukung bukti yang relevan dan melalui prosedur pemeriksaan yang dapat dijelaskan secara akademik.

Dalam analisis data, mahasiswa juga mempelajari analisis deskriptif kualitatif, analisis isi, serta analisis kuantitatif atau statistik.

Khusus penelitian kualitatif, materi mengacu pada tahapan Miles dan Huberman, yakni pengodean data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Tahapan ini membantu mahasiswa mengorganisasikan informasi, membaca hubungan antartemuan, dan menyusun kesimpulan secara sistematis.

Bekal Menyelesaikan Tugas Akhir

Melalui Mukhayyam al-Bahts al-Ilmy 2026, mahasiswa semester tujuh BSA memperoleh penguatan pemahaman mengenai tahapan penelitian yang akan digunakan dalam penyusunan tugas akhir.

Kemampuan merumuskan masalah, menentukan pendekatan, memilih sumber data, dan melakukan analisis menjadi bagian penting dalam menghasilkan skripsi yang berkualitas. Ketepatan setiap tahap juga membantu mahasiswa menjaga konsistensi antara pertanyaan penelitian, bukti yang dikumpulkan, dan kesimpulan yang dihasilkan.

Pembekalan metodologi ini menjadi landasan bagi mahasiswa untuk mengembangkan penelitian bahasa dan sastra Arab yang lebih terarah, kritis, serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *