Indonesiandaily.com – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam pengembangan pendidikan kedokteran.
Peluang tersebut mengemuka saat Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Malang menerima kunjungan UIN Sunan Kalijaga untuk melakukan benchmarking manajemen dan tata kelola pendidikan kedokteran.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi UIN Malang untuk memperluas jejaring akademik. Tidak hanya bertukar pengalaman, kedua institusi mulai membuka ruang kerja sama dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat bidang kesehatan.
Ketua Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UIN Malang, Dr. drg. Risma Aprinda Kristanti, M.Si., menyambut positif kunjungan tersebut.
Menurutnya, benchmarking menjadi kesempatan strategis untuk saling berbagi pengalaman. Terutama dalam membangun tata kelola pendidikan kedokteran yang berkualitas dan sesuai dengan karakter masing-masing perguruan tinggi.
“Pendidikan Dokter UIN Malang sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menerima kunjungan dari UIN Yogyakarta yang bertujuan melakukan benchmarking terkait manajemen dan tata kelola Fakultas Kedokteran,” ujar Risma.
Dari Benchmarking Menuju Kolaborasi
Dalam pertemuan tersebut, UIN Malang dan UIN Sunan Kalijaga mendiskusikan berbagai kebijakan serta prosedur dalam pendirian dan pengelolaan Fakultas Kedokteran.
Pertukaran pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk membangun komunikasi yang lebih intensif. Terlebih, UIN Sunan Kalijaga juga akan menerima mahasiswa Fakultas Kedokteran.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi kedua perguruan tinggi untuk saling mendukung dalam pengembangan pendidikan kedokteran.
Bagi UIN Malang, peluang kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada berbagai agenda akademik. Mulai dari pengembangan pembelajaran, pertukaran wawasan, forum ilmiah, hingga pengembangan kapasitas civitas akademika.
Kerja sama juga berpotensi diperluas pada bidang penelitian kesehatan. Dosen dan peneliti dari kedua institusi dapat membangun riset bersama untuk menghasilkan kajian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara di bidang pengabdian kepada masyarakat, kolaborasi dapat diwujudkan melalui program kesehatan yang melibatkan civitas akademika kedua kampus.
Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi
Risma berharap hubungan yang terbangun melalui kunjungan tersebut dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi dapat memberikan manfaat besar bagi penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi ruang strategis untuk membangun sinergi. Khususnya dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan yang terus berkembang.
UIN Malang juga dapat memperkuat jejaring pendidikan kedokteran melalui pertukaran pengalaman dan praktik pengelolaan dengan institusi lain.
Langkah tersebut penting untuk menjaga kualitas pendidikan dokter. Sekaligus memastikan proses pembelajaran mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Satukan Kompetensi Kedokteran dan Nilai Keislaman
Kolaborasi UIN Malang dan UIN Sunan Kalijaga juga memiliki kekuatan lain. Keduanya sama-sama membawa karakter perguruan tinggi Islam dalam pengembangan pendidikan.
Karena itu, kerja sama di bidang kedokteran dapat diarahkan tidak hanya pada penguatan kompetensi akademik dan profesional. Nilai-nilai keislaman juga dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan kedokteran.
Penguatan karakter, etika profesi, serta kepedulian terhadap masyarakat menjadi aspek yang dapat dikembangkan bersama.
Risma juga mendorong civitas akademika UIN Malang untuk mengambil peran aktif dalam membuka ruang kolaborasi.
Dosen dan mahasiswa dapat terlibat dalam forum diskusi, pengembangan pembelajaran, penelitian kolaboratif, serta kegiatan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan.
Dengan demikian, kunjungan UIN Sunan Kalijaga ke UIN Malang tidak berhenti sebagai agenda benchmarking.
Momentum tersebut menjadi pintu masuk bagi terbentuknya jejaring dan kolaborasi pendidikan kedokteran yang lebih luas.
UIN Malang pun berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi Islam yang terus mengembangkan pendidikan kedokteran berkualitas.
Kolaborasi dengan UIN Sunan Kalijaga diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun sinergi berkelanjutan. Tujuannya jelas, memperkuat pendidikan kedokteran, meningkatkan kualitas riset kesehatan, serta menghadirkan pengabdian masyarakat yang semakin berdampak.
