POLINEMA Dorong Inovasi Pembelajaran Kewirausahaan melalui Board Game

POLINEMA Dorong Inovasi Pembelajaran Kewirausahaan melalui Board Game

Indonesiandaily.com – Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) terus mendorong inovasi pembelajaran kewirausahaan agar lebih interaktif dan dekat dengan dinamika dunia usaha. Salah satunya melalui pemanfaatan board game sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa.

Gagasan tersebut disampaikan Wakil Direktur Bidang III POLINEMA, Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T., dalam rangkaian kegiatan Malang Creative Connect 2026.

Dalam sambutannya, Pipit menyoroti pentingnya pendekatan kreatif dalam pendidikan kewirausahaan. Menurutnya, proses pembelajaran perlu dikembangkan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya.

Slider Ucapan HUT RI

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui talk show bertema “Inovasi Pembelajaran Kewirausahaan melalui Board Game”. Agenda ini menjadi ruang bagi mahasiswa POLINEMA untuk mengenal metode pembelajaran kewirausahaan yang lebih interaktif dan aplikatif.

Mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi melalui diskusi. Mereka juga berkesempatan menyaksikan demonstrasi serta mengikuti simulasi board game kewirausahaan.

Melalui simulasi tersebut, mahasiswa diajak menghadapi berbagai situasi yang menggambarkan dinamika dunia bisnis. Mereka belajar mengambil keputusan, menentukan strategi usaha, hingga memahami konsekuensi dari setiap pilihan.

Model pembelajaran berbasis permainan ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi mahasiswa. Materi kewirausahaan dapat dipelajari melalui proses bermain, berdiskusi, mengambil keputusan, dan mengevaluasi hasil.

POLINEMA Perkuat Pembelajaran Berbasis Pengalaman

Bagi POLINEMA, inovasi pembelajaran menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha.

Pemanfaatan board game dapat menjadi salah satu alternatif untuk menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa ditempatkan sebagai aktor yang harus menentukan strategi dan menyelesaikan persoalan dalam simulasi bisnis.

Pendekatan tersebut juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis. Selain itu, proses permainan dapat melatih komunikasi, kerja sama, kreativitas, serta keberanian mengambil keputusan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Malang Creative Connect 2026 yang mempertemukan unsur pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif.

Keterlibatan POLINEMA dalam agenda tersebut memperlihatkan peran perguruan tinggi vokasi dalam membangun ekosistem kewirausahaan dan ekonomi kreatif.

Kenalkan Potensi Ekonomi Kreatif Malang

Rangkaian kegiatan juga diisi FM Tour yang mengajak peserta mengenal sejumlah destinasi dan ikon Kota Malang.

Beberapa lokasi yang diperkenalkan antara lain kawasan VIP/VVIP, Kampung Warna-Warni, Alun-Alun Tugu, Museum Malang, hingga Stasiun Gajayana.

Agenda tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Malang. Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga dapat menjadi inspirasi dalam melihat peluang usaha berbasis potensi lokal.

Rangkaian acara kemudian berlanjut pada pembukaan FM 11. Sejumlah pemangku kepentingan hadir dalam agenda tersebut, termasuk Menteri Koperasi Indonesia Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Indra Kuspriyadi, S.E., dan Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M.

Salah satu agenda utama adalah keynote speech bertema “Transformasi Koperasi sebagai Mesin Baru Ekonomi Kreatif Indonesia”.

Dalam agenda tersebut, koperasi didorong beradaptasi dengan perkembangan ekonomi kreatif. Digitalisasi juga menjadi salah satu aspek penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat daya saing.

Bagi POLINEMA, perkembangan tersebut menjadi peluang untuk terus mengembangkan pendidikan kewirausahaan yang relevan dengan perubahan ekonomi.

Melalui pembelajaran yang kreatif dan aplikatif, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja. Mereka juga didorong memiliki keberanian untuk menciptakan peluang usaha dan mengembangkan inovasi.

Keterlibatan POLINEMA dalam Malang Creative Connect 2026 sekaligus memperkuat komitmen perguruan tinggi vokasi tersebut dalam membangun generasi muda yang adaptif, kreatif, dan memiliki kemampuan kewirausahaan.

Dengan menggabungkan pendidikan, inovasi, teknologi, dan potensi ekonomi kreatif lokal, POLINEMA berupaya menghadirkan pembelajaran yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *