Webinar Nasional Unisma, Bahas Swasembada Pangan Berkelanjutan Libatkan Akademisi dari Berbagai Kampus

Indonesiandaily.com- Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang bersama Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Dwijendra menggelar webinar nasional bertajuk “Mewujudkan Swasembada Pangan yang Berkelanjutan” pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom tersebut digelar dalam rangka memperingati hari jadi ke-73 Yayasan Dwijendra.

Webinar ini juga menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara Fakultas Pertanian UNISMA dan Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Dwijendra dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Sekitar 180 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri atas dosen dan mahasiswa Universitas Dwijendra, mahasiswa STIPER Flores Bajawa, mahasiswa Fakultas Pertanian UNISMA, serta peserta umum dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Dwijendra, Kadek Ayu Charisma Julia Dewi, yang menegaskan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan memerlukan kerja sama berbagai pihak, termasuk kontribusi aktif perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat riset, mendorong inovasi, serta menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang kompeten untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Webinar menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, salah satunya Dekan Fakultas Pertanian UNISMA, Anis Rosyidah, yang memaparkan pentingnya penerapan konsep pertanian berkelanjutan sebagai landasan utama dalam mencapai swasembada pangan nasional.

Selain itu, Nicolaus Noywuli, Ketua STIPER Flores Bajawa, membahas potensi pengembangan agroindustri serta pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber nilai tambah ekonomi. Sementara Gede Sedana menyoroti pentingnya pembangunan bisnis pertanian yang inklusif dan berkelanjutan.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait ketahanan pangan, pengembangan diversifikasi pangan lokal, hingga strategi penguatan agroindustri berbasis sumber daya daerah.

Melalui forum ilmiah ini, penyelenggara berharap kerja sama antarlembaga pendidikan dapat semakin kuat, sekaligus memperluas kontribusi akademisi dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *