Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Dorong UMM Kuatkan Nilai Civitas Akademika

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Dorong UMM Kuatkan Nilai Civitas Akademika

Indonesiandaily.com – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof Dr Fauzan MPd, mendorong Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk semakin menguatkan nilai budaya civitas akademika.

Hal tersebut disampaikan Prof Fauzan, saat memberikan pengarahan kepada jajaran UMM di Aula BAU, Sabtu (10/1). Ia menekankan bahwa kekuatan institusi pendidikan tinggi tidak semata bertumpu pada kebijakan formal, tetapi juga pada proses kesinambungan nilai lintas generasi.

Proses tersebut menjaga spirit, etos kerja, dan cara beraktivitas sivitas akademika agar tetap selaras dengan cita-cita institusi.

“Proses sambung nilai inilah yang menjadi kekuatan fundamental kampus dalam menghadapi perubahan dan persaingan perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kebijakan klasterisasi perguruan tinggi yang diterapkan oleh Kemendiktiksaintek. Dalam kebijakan tersebut, UMM masuk dalam klaster mandiri. Rencananya, perguruan tinggi swasta pada klaster ini akan diarahkan menjadi PTS unggul mandiri. Dengan kewenangan yang lebih luas dalam pengelolaan program studi serta akreditasi.

Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat transformasi dan meningkatkan daya saing PTS yang telah mapan secara tata kelola. Program ini dalam proses desain agar PTS ke depan memiliki kewenangan yang lebih luwes dan berdampak.

Selain itu, Fauzan mengapresiasi iklim akademik dan corporate culture UMM yang dinilainya kondusif, stabil, dan minim konflik. Menurutnya, budaya kampus yang nyaman dan kolaboratif justru menjadi pembeda utama dibandingkan banyak perguruan tinggi lain, baik negeri maupun swasta.

“Pendekatan tersebut sejalan dengan karakter UMM yang lebih menekankan substansi dan keberlanjutan, bukan sekadar pencapaian simbolik,” ujarnya.

Prof Fauzan juga menegaskan bahwa program studi merupakan mesin utama perguruan tinggi. Ketua prodi diposisikan sebagai pemimpin akademik yang bertanggung jawab atas keberlanjutan keilmuan, relevansi, serta dampak keilmuan bagi masyarakat.

Ia pun mendorong perubahan cara pandang kampus, dari sekadar tempat transfer ilmu menjadi institusi pemberi solusi. Hal ini sejalan dengan agenda pendidikan tinggi berdampak yang tengah digencarkan pemerintah.

Sementara itu, Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menyampaikan bahwa arahan yang disampaikan Sekretaris BPH itu menjadi penguat UMM dalam menjaga konsistensi nilai, budaya kerja, dan mutu tata kelola.

Ia menegaskan komitmen UMM untuk terus beradaptasi dengan kebijakan nasional tanpa meninggalkan karakter dan identitas institusi.

“UMM akan terus menjaga budaya kampus yang sehat, inklusif, dan produktif. Sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai institusi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *