Program Pengabdian FK UNISMA, Bawa Mahasiswa Belajar Lintas Budaya di Thailand

Indonesiandaily.com- Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA) kembali menjalankan program pengabdian masyarakat melalui Kandidat Sarjana Mengabdi Internasional yang dilaksanakan di Songkhla Hatyai, Thailand. Kegiatan berlangsung selama sembilan hari dan melibatkan 15 mahasiswa dari Program Studi Kedokteran dan Farmasi.

Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dejavato Foundation serta didampingi oleh dosen pembimbing Ike Widyaningrum.

Pada hari kedua kegiatan, rombongan mahasiswa mengunjungi salah satu rumah sakit di Songkhla untuk mengikuti kegiatan kunjungan pasien yang mengalami kondisi bedridden atau terbaring lama akibat penyakit kronis. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berinteraksi dengan pasien dan keluarga sekaligus memberikan dukungan psikologis serta edukasi kesehatan sederhana.

Pengalaman tersebut memberikan pembelajaran penting bagi mahasiswa mengenai pelayanan kesehatan berbasis empati di tengah perbedaan budaya.

Hari berikutnya diisi dengan kunjungan ke pusat rehabilitasi serta markas pemadam kebakaran setempat. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa terlibat sebagai Rescue Team Assistant untuk mempelajari sistem tanggap darurat, teknik evakuasi korban, hingga prosedur pertolongan pertama dalam situasi bencana.

Selain itu, mereka juga berkesempatan mencoba berbagai peralatan penyelamatan sekaligus memahami standar keselamatan internasional dalam operasi penanggulangan darurat.

Memasuki hari keempat, mahasiswa melakukan kunjungan akademik ke Hatyai Chivasuk Health Care Center. Di lokasi tersebut, peserta mempelajari praktik pengobatan tradisional Thailand, termasuk proses pembuatan obat herbal berbahan alami.

Mahasiswa juga mengikuti terapi kesehatan berbasis air atau aquatic therapy, yang digunakan untuk rehabilitasi fisik dan relaksasi pasien.

Pada hari kelima, kegiatan difokuskan pada program sosial melalui renovasi sekolah. Mahasiswa mengadakan kegiatan English Camp untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa setempat sekaligus melakukan pengecatan fasilitas sekolah bersama para pelajar.

Selanjutnya, pada hari keenam peserta mengikuti kegiatan Museum Folklore Tour yang memperkenalkan berbagai tradisi lokal Thailand, seperti pembuatan makanan penutup berbahan kuning telur, kerajinan anyaman daun lontar, serta berbagai kuliner khas daerah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Class Cultural Exchange dan Buddy Program, yang mempertemukan mahasiswa FK UNISMA dengan mahasiswa lokal Thailand untuk berbagi pengalaman budaya, bahasa, serta sistem pendidikan di kedua negara.

Mahasiswa juga mengunjungi kawasan bersejarah Old Town Songkhla dan destinasi wisata Samila Beach sebagai bagian dari pembelajaran mengenai sejarah dan budaya lokal.

Pada hari kedelapan, rombongan mengikuti tur kota dengan mengunjungi Hatyai Park dan Songkhla Central Mosque menggunakan kendaraan khas Thailand, TukTuk. Selain mengenal objek wisata, mahasiswa juga mempelajari nilai sejarah serta kehidupan sosial masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke perkebunan kakao lokal. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mempelajari proses budidaya hingga pengolahan kakao menjadi produk cokelat, mulai dari fermentasi, pengeringan, pemanggangan, hingga pencetakan.

Dosen pembimbing Ike Widyaningrum menilai program ini memberikan pengalaman akademik dan sosial yang berharga bagi mahasiswa.

“Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik, tetapi juga membangun kepedulian sosial serta kemampuan beradaptasi di lingkungan internasional,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa FK UNISMA untuk berkembang menjadi tenaga kesehatan yang profesional, humanis, serta memiliki daya saing global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *