Prodi Agribisnis UMM Bagi-bagi Takjil Sayuran ke Pengguna Jalan

Prodi Agribisnis UMM Bagi-bagi Takjil Sayuran ke Pengguna Jalan

Indonesiandaily.com – Program Studi (Prodi) Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membagi-bagi takjil berupa sayuran ke pengguna jalan.

Konsep berbagi ini menjadi warna baru dalam semarak Ramadan di lingkungan kampus. Jika sebelumnya takjil identik dengan makanan instan atau minuman manis, Agribisnis UMM menghadirkan “reformasi berbagi”. Yakni melalui paket sayur segar yang telah disesuaikan dengan menu masakan sehat untuk berbuka puasa.

Ketua Prodi Agribisnis UMM, M. Zul Mazwan SP MSc menjelaskan bahwa kegiatan berbagi paket sayur ini menjadi bentuk nyata penerapan nilai keilmuan. Dengan yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Prodi Agribisnis UMM Bagi-bagi Takjil Sayuran ke Pengguna Jalan
Takjil berupa sayur mayur dibagikan mahasiswa Prodi Agribisnis UMM. (Foto : Hms UMM)

Dalam pelaksanaannya, Agribisnis UMM turut menggandeng PT Bumiaji Sejahtera sebagai mitra strategis. Perusahaan tersebut juga merupakan salah satu mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dalam program Center of Excellent (CoE). Diantaranya dengan mendukung penguatan pembelajaran berbasis praktik serta kolaborasi antara kampus dan industri.

Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas produk pertanian yang dibagikan. Sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami rantai agribisnis secara langsung.

“Kegiatan ini merupakan implementasi nilai agribisnis yang menekankan aspek keberlanjutan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan produk pertanian,” ungkapnya.

Berbagi sayur-mayur di bulan Ramadan menjadi simbol bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa keilmuan agribisnis tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.

Sebanyak sekitar 200 paket sayur berhasil disiapkan oleh mahasiswa. Antusiasme masyarakat pun tinggi. Dalam waktu singkat, seluruh paket habis dibagikan, menunjukkan bahwa inovasi berbagi dalam bentuk bahan pangan segar mendapat respons positif.

Prodi Agribisnis UMM Bagi-bagi Takjil Sayuran ke Pengguna Jalan
Unik, mahasiswa Agribisnis UMM bagi-bagi takjil Ramadhan menggunakan sayur mayur kepada pengguna jalan.

Keunikan lainnya terletak pada konsep pengemasan yang telah disesuaikan berdasarkan satu menu masakan. Setiap paket dirancang menjadi satu hidangan lengkap, seperti sop, sayur asam, sayur bayam, hingga capcay.

Konsep ini memudahkan penerima untuk langsung mengolahnya menjadi sajian berbuka yang sehat dan praktis. “Kami sudah paketkan sayur-sayurannya berdasarkan satu menu sayur,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Agribisnis UMM menegaskan bahwa sektor pertanian bukan sekadar produksi komoditas, tetapi juga memiliki nilai sosial yang kuat. Reformasi berbagi dari makanan instan menuju bahan pangan segar menjadi simbol bahwa pertanian dapat hadir sebagai solusi ketahanan pangan. sekaligus penggerak gaya hidup sehat masyarakat.

Ke depan, inovasi berbagi berbasis produk pertanian ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi ciri khas Agribisnis UMM dalam menghadirkan kontribusi nyata. Dimana yang menyatukan akademik, pemberdayaan ekonomi lokal, kemitraan industri, serta nilai kemanusiaan di bulan suci Ramadan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *