Indonesiandaily.com – Direktur Utama PT Telkom Indonesia, Dian Siswarini, menegaskan event Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 memiliki tantangan tersendiri. Lantaran dua momen besar tersebut beriring dengan pasca bencana Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
“Proses pemulihan membutuhkan waktu, namun untuk memberikan layanan maksimal kepada masyarakat, Telkom Grup ngebut, bergerak cepat,” ujarnya saat berkunjung ke Malang.
Dirut tak sendiri, ia didampingi Ira Noviarti selaku Komisaris Independen Telkom Grub. Juga mendampingi pula Willy Saelan, M.A. yang merupakan Direktur Human Capital Management PT. Telkom Indonesia. Senin (15/12)
“Kami mengusahakan perbaikannya dilakukan dengan lebih cepat dan alhamdulillah kalau di Sumatera Utara dan Sumatera Barat hampir 100% sudah kembali,” ungkapnya.
Sementara dengan keterbatasan yang ada dan akses jalan yang sulit. Dian mengutarakan penanganan Aceh membutuhkan waktu lebih lama.
Untuk mempercepat pemulihan, Telkom Group mengerahkan teknisi dari berbagai daerah, termasuk mengirimkan genset, baterai, hingga mobile BTS ke wilayah terdampak.
Saat ini dengan keterbatasan, semua insan Telkom Group, membantu pemulihan baik yang di Sumatera maupun daerah lain. Misalnya mendeploy karyawan dari daerah lain ke sana, teknisi-teknisi dari daerah lain ke Aceh, begitu juga peralatan.
Menyinggung perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Telkom Group memastikan kesiapan penuh layanan telekomunikasi demi menjaga kelancaran konektivitas masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kunjungan Dian ke Malang. Sebagai agenda tahunan Telkom Group dalam menghadapi periode festive season yang identik dengan lonjakan trafik telekomunikasi, mobilitas masyarakat, serta meningkatnya kebutuhan layanan digital.
Dikatakan, kesiapan Nataru merupakan prioritas utama Telkom Group karena layanan telekomunikasi menjadi kebutuhan vital masyarakat, terutama saat libur panjang.
“Setiap festive season seperti Nataru ataupun Lebaran, layanan telekomunikasi disiapkan secara prima.,” ujarnya.
Dian menjelaskan, Telkom Group telah melakukan pemetaan pergerakan masyarakat berdasarkan data tahun sebelumnya, termasuk jalur mudik dan destinasi tujuan liburan. Telkom Group menyiapkan kapasitas jaringan jauh hari agar mampu mengantisipasi lonjakan trafik.
Telkom Group juga memperkuat layanan pelanggan. Selama periode Nataru, jumlah petugas layanan pelanggan disiagakan lebih banyak. Ini untuk memastikan keluhan maupun pertanyaan pelanggan dapat ditangani lebih cepat.
Selain peninjauan kesiapan Posko Nataru, Direksi Telkom Group berkunjung ke AI Excellence Center Malang dan SMK Telkom, sebagai bagian dari komitmen pengembangan kapabilitas kecerdasan buatan dan inovasi digital nasional.
Bahkan Direksi Telkom Group juga menyerahkan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada pelaku UMKM binaan serta masyarakat terdampak bencana banjir, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
