Menuju World Class University, Unisma Perkuat Riset Internasional dan Kolaborasi Global

Indonesiandaily.com- Universitas Islam Malang (Unisma) terus memantapkan langkah menuju World Class University dengan memperkuat ekosistem penelitian berstandar internasional. Upaya tersebut dilakukan melalui perluasan kolaborasi riset lintas negara serta dukungan pendanaan yang signifikan bagi dosen dan program studi.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unisma, Prof. Dr. Ir. Mahayu Woro Lestari, MP, menyampaikan bahwa sejak 2024 Unisma telah meluncurkan program riset kolaboratif yang melibatkan perguruan tinggi luar negeri. Kerja sama tersebut melengkapi kemitraan penelitian yang sebelumnya telah terjalin dengan institusi dalam negeri maupun mitra eksternal.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi Unisma untuk membangun reputasi sebagai perguruan tinggi berkelas dunia,” ujar Prof. Mahayu, Rabu (27/8/2025).

Komitmen menuju kampus berdaya saing global juga diwujudkan melalui pemberian insentif khusus bagi dosen yang berhasil mempublikasikan karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi akademik Unisma di tingkat global.

Selain penguatan riset dosen, internasionalisasi juga diterapkan pada program akademik mahasiswa. Sejumlah kegiatan seperti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa program pendidikan profesi guru serta program magang didorong untuk dilaksanakan di luar negeri. Fakultas Kedokteran disebut menjadi salah satu fakultas yang secara konsisten menjalankan program internasional tersebut.

“Saat ini ada 12 mahasiswa yang sedang menjalani KKN di luar negeri. Untuk PPL, mahasiswa FKIP melaksanakannya di Thailand, sementara sebagian lainnya berada di Malaysia. Ke depan, kami berharap semakin banyak program yang terlaksana di luar negeri,” jelasnya.

Untuk menopang penguatan riset di tingkat program studi, Unisma juga mengalokasikan stimulan dana sebesar Rp100 juta per program studi, dengan prioritas pada 11 program studi Pascasarjana. Secara keseluruhan, kampus menyiapkan anggaran Rp1,1 miliar guna mendukung penelitian dosen.

Melalui kebijakan tersebut, Unisma menargetkan terbangunnya kultur riset yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi internasional sebagai fondasi menuju World Class University.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *