Magister Keperawatan UMM Mantapkan Posisi di Asia Lewat Kolaborasi dengan UiTM Malaysia

Magister Keperawatan UMM Mantapkan Posisi di Asia Lewat Kolaborasi dengan UiTM Malaysia

Indonesiandaily.com – Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memantapkan diri dalam posisi, terutama di regional Asia Tenggara. Yakni lewat kolaborasi dengan salah satu Perguruan Tinggi terkemuka Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.

Salah satu upayanya dengan terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan pendidikan keperawatan berbasis riset di kawasan Asia Tenggara. Melalui Program Magister Keperawatan (Master of Nursing/MoN), UMM secara konsisten membangun jejaring internasional strategis,

Upaya ini guna mencetak pemimpin keperawatan yang unggul secara akademik, berdaya saing global, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Program Magister Keperawatan UMM dikembangkan sebagai program akademik berbasis riset yang berfokus pada isu Non-Communicable Diseases (NCD)—tantangan kesehatan utama yang saat ini dihadapi seluruh dunia. Pendekatan ini dipadukan dengan integrasi nilai Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai landasan etika, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan profesional di bidang keperawatan.

 

Internasionalisasi sebagai Strategi Akademik Jangka Panjang

Ketua Program Studi Magister Keperawatan UMM, Prof. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M.Kep., Sp.Kom, menegaskan bahwa internasionalisasi bukan sekadar agenda simbolik, melainkan bagian dari strategi akademik jangka panjang.

Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi di Malaysia, termasuk UiTM, sengaja diarahkan untuk memperkuat kualitas riset, publikasi bersama, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.

“Fokus kami jelas, yakni melahirkan lulusan magister keperawatan yang mampu berkontribusi pada solusi masalah kesehatan regional dan global,” ujarnya.

Menurut Prof. Yoyok, kurikulum MoN UMM yang berbasis Outcome-Based Education (OBE) dirancang agar setiap proses pembelajaran menghasilkan luaran nyata. Seperti artikel ilmiah, naskah kebijakan, dan karya akademik lainnya yang relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan dan kebijakan publik.

Kolaborasi ini mendapatkan apresiasi dari mitra internasional. Professor Dr. Mohd Haidzir bin Abd Manaf, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (Faculty of Health Sciences/FSK) Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan, Malaysia.

Magister Keperawatan UMM Mantapkan Posisi di Asia Lewat Kolaborasi dengan UiTM Malaysia
Ketua Prodi Magister Keperawatan UMM bersama UiTM.

 

Ia menilai bahwa kerja sama dengan UMM membuka peluang besar bagi penguatan riset keperawatan di kawasan regional. Dimana UMM memiliki kekuatan pada pendekatan keperawatan berbasis riset dan nilai Islam.

Menurutnya, sinergi ini sangat potensial untuk menghasilkan riset kolaboratif yang berdampak, khususnya dalam penanganan penyakit tidak menular yang menjadi isu utama di Asia Tenggara.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama lintas negara seperti ini penting untuk memperkaya perspektif akademik mahasiswa dan dosen. Termasuk sekaligus memperkuat jejaring keilmuan antar institusi pendidikan tinggi.

 

Visi UMM sebagai Universitas Berkelas Dunia

Dari sisi kelembagaan, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., menegaskan bahwa penguatan jejaring internasional merupakan bagian integral dari visi UMM sebagai universitas berkelas dunia.

Dalam pandangannya, internasionalisasi bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk meningkatkan mutu akademik dan relevansi lulusan. Melalui kolaborasi dengan universitas bereputasi di Malaysia, UMM ingin memastikan bahwa lulusan magister keperawatan memiliki wawasan global tanpa kehilangan identitas nilai keislaman.

Rektor menilai bahwa bidang kesehatan, khususnya keperawatan, memiliki peran strategis dalam diplomasi akademik dan kemanusiaan antarnegara. Terutama dalam menghadapi tantangan kesehatan global yang semakin kompleks.

 

Magister Keperawatan UMM Galih Pengalaman Akademik Internasional

Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana UMM, Prof. Dr. Khozin, M.Si., menekankan bahwa Program Magister Keperawatan UMM dirancang untuk memberikan pengalaman akademik internasional yang komprehensif. Dimana mahasiswa pascasarjana tidak hanya dibekali kemampuan teoritis, tetapi juga pengalaman riset kolaboratif, penulisan ilmiah internasional.

“Termasuk juga interaksi langsung dengan akademisi luar negeri. Ini adalah bagian dari upaya kami membangun kultur akademik yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Ke depan, Program Magister Keperawatan UMM terus membuka peluang pengembangan kerja sama internasional yang lebih luas, termasuk joint supervision, publikasi bersama, seminar internasional, dan program akademik kolaboratif lainnya.

Melalui langkah ini, UMM optimistis dapat berkontribusi lebih besar dalam pengembangan ilmu keperawatan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat regional dan global.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *