Indonesiadaily.com- Ketua Program Studi Teknik Mesin Universitas Islam Malang (UNISMA), Ismi Choirotin, S.T., M.T., M.Sc., mengikuti Musyawarah Anggota Badan Kerja Sama Teknik Mesin (BKSTM) yang diselenggarakan di Universitas Andalas, Padang, pada 8-9 Oktober 2025.
Forum nasional ini dihadiri para ketua dan perwakilan program studi Teknik Mesin dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Musyawarah BKSTM menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antarprodi, merumuskan arah kebijakan organisasi, serta menyusun langkah pengembangan pendidikan Teknik Mesin agar selaras dengan dinamika industri dan kebutuhan global.
Agenda utama musyawarah mencakup konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, serta perencanaan kegiatan lanjutan BKSTM. Fokus pembahasan diarahkan pada upaya menjaga relevansi keilmuan Teknik Mesin di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan dunia industri.
Sejumlah isu strategis turut dibahas, antara lain penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengembangan kolaborasi riset dan publikasi ilmiah, serta peningkatan kualitas lulusan agar lebih adaptif dan kompetitif.
Forum ini juga menyoroti penyusunan Pedoman Standar Minimum Laboratorium berbasis capaian pembelajaran, serta panduan implementasi mata kuliah Capstone Design sebagai elemen penting kurikulum berbasis outcome.
Ismi Choirotin menilai keikutsertaannya dalam forum BKSTM sebagai momentum untuk memperluas jejaring akademik dan membawa praktik terbaik ke Prodi Teknik Mesin UNISMA.
“Forum ini sangat membantu perguruan tinggi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Kami berkomitmen mengadopsi inovasi serta memperkuat kolaborasi agar pendidikan Teknik Mesin tetap relevan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya, (29/10/2025).
Melalui partisipasi aktif dalam Musyawarah BKSTM, Program Studi Teknik Mesin UNISMA menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik, memperkuat kerja sama nasional, serta mendukung visi UNISMA sebagai perguruan tinggi berdaya saing global.
